Mommy Baik

729 Kata
Pagi ini Karin sedang sibuk di dapur memasak makanan untuk keluarga kecil nya. Karin dibantu beberapa pelayan yang sudah Dave pekerjakan. Seperti biasanya Alex selalu bangun pagi karena haus. Ia melihat ibu tirinya yang sedang memasak. “ Selamat pagi mom " sapa Alex sambil meraih gelas yang ada di atas meja makan. Karin menoleh ke sumber suara dan mendapati anak tirinya yang mengambil minum di meja. “Pagi nak...kenapa sudah bangun masih jam segini tidur lagi sana nanti ngantuk di kelas"sahut Karin menatap Alex. “Alex haus mom,kata Daddy kita udah di izinkan sama guru untuk gak masuk tiga hari" jawab Alex. Karin membulatkan bibirnya. Ia menyerahkan sisa pekerjaan nya kepada pelayan yang membantu nya tadi. Karin duduk di salah satu kursi yang tepat menghadap Alex. “Kembaran kamu mana?"tanya Karin Alex meletakan gelas diatas meja. Air di gelas itu habis artinya Alex sangat kehausan “ Ada di kamar masih tidur mom " sahut Alex. “Alex Abang atau adik?"tanya Karin penasaran. “Alex abang nya Mom. yang masih tidur adik nama nya Alden kita cuma beda 5 menit doang kok"Jawab Alex sambil menunjuk kelima jarinya. Karin mengangguk paham,lalu ia menyuruh Alex kembali ke kamar untuk melanjutkan tidurnya akan tetapi bukan nya menurut Alex malah menjawab yang membuat Karin geleng-geleng. “Alex liatin mommy masak saja ya,mommy cantik deh kalau lagi masak"gombal Alex. Karin tersenyum mendengar gombalan anak sambungnya itu. “ Kalau boleh tahu bagaimana cara bedain Alex dan Alden ? " tanya Karin. “Mommy bisa bedain kita dari rambut mom, kalau rambutnya ada sedikit warna putih itu Alex,kalau rambut nya hitam semua itu Alden"jelas alex Karin memang melihat sedikit rambut Alex yang berwarna putih mungkin saja itu di cat oleh suaminya. Alex yang mengerti dengan isi hati mommy nya lalu ia mengatakan hal yang membuat Karin bingung “ Ini asli dari lahir loh mom " “ Kata oma Daddy juga punya rambut seperti ini tapi sengaja di cat" lanjut Alex dengan wajah menunduk sedih. Karin baru tahu ternyata Dave mempunyai rambut putih seperti Alex. “ Hehehe mungkin saja Daddy ga mau di bilang tua sama mommy maka nya rambutnya di tutupi" celetuk Karin menghibur Alex. Alex mengangguk merasa sedikit terhibur dengan celetukan Karin. Alex menemani Karin memasak sarapan hingga ketiduran di meja makan.Karin membawanya kembali ke kamar. *** Alex sedang menunggu Alden, Karin dan Dave di meja makan.Alden sedang di mandikan oleh babbysister mereka, sedangkan Karin sedang membantu Dave bersiap untuk pergi ke kantor Dari arah tangga Alden berteriak. Kebiasaan tiap pagi anak itu. Dengan menenteng tas kuning miliknya ia melangkahkan kakinya menuju meja makan. “Selamat pagi abang!" sapa nya pada Alex yang menatap nya jengah. “Bisa ga sih ga usah teriak-teriak ini bukan hutan Alden" ujar Alex kesal Semua pelayan yang berada di dapur mengulum senyum mendengar interaksi anak kembar itu. “Heheh maaf bang jago,Mommy sama Daddy mana bang?"Alden cengengesan. “Mommy lagi bantu Daddy siap siap" jawab Alex cepat. Sambil di bantu baby sister nya memakai dasi. Ia menanyakan apa yang sudah mengganjal di hatinya sedari tadi. “Menurut abang Mommy kita baik ga?"tanya Alden pada Alex yang ada di sampingnya. Alex menatap Alden antusias, ia ingin pamer ke adiknya karena ia sudah bisa dekat dengan ibu tiri mereka itu. “Mommy baik banget,tadi aku ngobrol sama mommy pas lagi masak, Mommy cantik banget den,Mommy juga tadi ngelusin rambut abang katanya rambut abang unik "ucap Alex tersenyum sambil mengingat perlakuan manis Karin padanya. Pelayan menyelesaikan tugasnya memasang dasi Alden, pelayan itu segera pergi. “kok Abang ga ajak aku sih mau ngobrol sama mommy kan Alden pengen di elusin juga rambut nya" Alden merajuk “ kamu saja di bangunin malah ngigo makan burger" ucap Alex tertawa. “ Lagipula kamu kenapa pakai baju sekolah kan hari ini kita izin" lanjut Alex menatap adiknya yang lupa. Alden diam sejenak lalu tak lama terdengarlah teriakan frustasi nya. Ting(bunyi lift ) Terlihat Karin sedang mendorong kursi roda Dave sambil mengarah ke meja makan. “Selamat pagi"sapa Karin pada kedua anak nya. “Pagi mom"Alden and Alex Dave menatap kedua anak nya.yang satu tersenyum yang satunya lagi cemberut. “ Ada apa ini Alden pagi pagi wajah mu sudah seperti kertas kusut saja" ujar Dave memegang sendok bersiap untuk sarapan. “ Alden lupa kalau hari ini kami izin Dad" jawab Alex terkekeh. Mereka pun sarapan dengan damai.tidak ada yang berbicara saat makan.Setelah selesai makan semua kumpul diruang tamu.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN