Teriakan Dave di susul dengan teriakan si kembar dan Ars yang meneriaki Karin yang menjadi sasaran mobil sedan itu.
Dave berlari kearah Karin yang sedang ketakutan, ternyata mobil itu tidak menabrak nya,mobil itu menabrak sebuah tiang.
“karin Karin bangun sayang" kata Dave panik.
Dave menggendong Karin menuju mobil, didalam mobil si kembar menangis melihat Mommy nya yang tidak sadarkan diri.
“Ars cepat ke rumah sakit sinar" teriak Dave seperti orang kesetanan.
Mobil itu melaju kencang menyalip beberapa mobil lain demi sampai ke rumah sakit.
“Anak anak kalian telpon Oma sama opa suruh nyusul kita ke rumah sakit terdekat" ujar Dave
Si kembar menelpon Oma dan opa nya agar menyusul mereka ke rumah sakit melalui jam tangan mahal mereka.
Di rumah sakit Karin sudah mendapatkan perawatan dari para dokter .
Papi dan mami Dave juga sudah berada di rumah sakit,mereka sedang menunggu dokter keluar dari ruangan Karin.
Ceklek
Dave langsung berdiri menghampiri dokter Kevin sahabat nya
“Vin bagaimana keadaan istri gue?"tanya Dave dengan mata sembab habis menangis.
Semuanya menatap Dave kasihan. Bagaimana tidak kasihan Dave yang terkenal rapi,bersih, dan selalu tampan sekarang sudah seperti gembel.
" Ga ada masalah,dia hanya syok saja" kata Kevin.
Fyuuhh semua lega mendengar kabar dari Kevin.
" Dan ada kabar baik untuk kita yang ada di sini semua"ucap Kevin tersenyum sembari menatap wajah semua orang.
“apa itu Vin?" tanya Mami Dave.
“Lihat lah aunty, uncle Dave bisa berdiri kembali dia tidak lumpuh lagi"teriak Kevin
“Apaaaaa"si kembar,mami,papi,Ars teriak kaget mata mereka langsung menuju kaki Dave yang sekarang bisa menopang berat tubuh Dave.
Mami tidak mampu menampung air matanya,ia menangis sambil memeluk anaknya.
“Astaga anak ku kau bisa berjalan"tangis mami sambil memeluk Dave.
Semua tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.Dave pria yang lumpuh bertahun tahun bisa berjalan dengan normal karena menolong istri nya. Jangan kan semua orang uang mengalaminya sendiri saja tidak percaya dengan apa yang terjadi.
Itu lah kuasa Tuhan.Apa yang menurut kita tidak mungkin akan menjadi mungkin dengan kuasa Tuhan.
***
Setelah di periksa ke dokter ternyata Dave sudah sembuh total dari lumpuh nya,ia sangat bahagia setelah bertahun tahun duduk di kursi roda akhirnya bisa berdiri juga.
Karena sangat tegang dan khawatir pada Karin sampai sampai tidak ada yang sadar bahwa Dave sudah bisa berjalan,hanya dokter Kevin lah yang tahu.
3 hari setelah kecelakaan,Karin sudah di perbolehkan pulang. Karin menatap bosan pada Dave,pria itu sungguh overprotektif padanya setelah keluar dari rumah sakit.
Karin memegang wajah tampan Dave dan berkata “ Mas aku boleh keluar ya"
Dave menggeleng kepalanya dengan cepat.mata nya tidak lepas dari tablet yang dia pegang.
Sebelum Karin bertanya alasan Dave tidak memperbolehkan ia keluar suaminya itu langsung menjawab.
“Aku takut kejadian seperti kemarin terulang kembali " ucap Dave mengalihkan pandangannya ke wajah cantik istrinya.
Percuma Karin merengek ada baiknya ia mengeluarkan jurus jitu untuk meluluhkan Dave. Karin menunjukkan Puppy eyes nya agar Dave memperbolehkan nya pergi.
Dave tidak tahan dengan keimutan istrinya.ia menghela nafas lalu mencium istrinya.
" Baiklah boleh tapi ada syaratnya " kata Dave tersenyum misterius
Karin tersenyum menaikan satu alis nya seolah bertanya apa syaratnya.
“Bawa bodyguard" ujar Dave enteng
“Aakh itu sama saja kita nanti bakalan ga bebas" geram Karin.
Karin membuang wajah nya kesal karena syarat yang diberikan oleh Dave.
“Ya sudah kalau begitu tidak usah pergi temenin aku saja di sini" ucap Dave enteng. Tidak tahu kalau istrinya sudah gemetar gemetar menahan kesal.
Sambil menarik pinggang ramping istri nya agar duduk di pangkuan nya.
“Iih Mas lepas Karin mau keluar pasti anak anak nungguin" decak Karin.
“kamu di sini saja,biar mereka di bawah bersama opa Oma nya " terang Dave dengan mata yang sudah menatap angka angka di dalam tablet.
Ya sekarang keluarga Dave masih di rumah opa dan oma si kembar.
Di luar ruangan Dave, anak anak nya sedang bertanya apa yang mereka lakukan di dalam sehingga tidak keluar dari tadi.
“Oma apa yang di lakukan mommy dan Daddy di dalam?" tanya Alden menatap pintu kamar kedua orang tua nya.
“paling juga membuat adik untuk kalian" jawab Papi Dave menjawab pertanyaan cucu nya.
“Papi" tekan mami menatap wajah Papi garang.
Papi cengengesan sambil mengangkat kedua jari nya.
“Beneran Oma?" tanya Alex memastikan lagi apakah jawaban opa nya benar.
“Aa..itu..mmm..anu" ucap mami menjawab dengan gugup
Alden berlari dan berteriak“kalau gitu kita mau ikut buat deh!"
“JANGANNN" teriak Papi dan Mami melarang Alden yang ingat n bergabung dengan kedua orang tuanya.
“kenapa?"Alden bingung dengan reaksi opa dan Oma nya.
“Kalau kalian mau adik jangan ganggu mom dan dad kalian berduaan,apalagi kalau waktu tidur kalian gak boleh ikut dengan mereka biar mereka berdua supaya kalian dapat adik" jelas Papi.
Mami juga mengangguk menandakan apa yang di bilang suami nya itu adalah hal yang benar. Itu membuat Alden senang.
“oh begitu yah " kata Alden mengangguk.
Wajah Alden sangat senang saat opa nya berkata seperti itu berbanding terbalik dengan Alex pria kecil itu tampak murung entah apa yang membuat nya murung bukan nya seharus nya ia senang akan memiliki adik.