Kebun Binatang

804 Kata
setelah kejadian yang menewaskan ikan koi papi yang sangat mahal bahkan bisa membiayai sekolah para pembaca sampai sarjana,kini Karin dan Dave sedang berada di kamar mereka. “ Mas kamu bisa tidak emosi nya di kontrol,kasihan anak anak pasti mereka ketakutan mendengar suaramu" protes Karin pada Dave. “Tapi mom mereka itu sudah keterlaluan sudah mencuri dibuat mati lagi itu ikan" timpal Dave. Karin mengelus d**a mendengar ucapan Dave. Lalu ia mendatangi kursi roda suaminya. “Kamu tahu tidak kenapa mereka seperti itu?"tanya karin Dave menggeleng acuh,ia memang tidak tahu apa apa tentang anak nya karena ia sibuk bekerja. “Itu karena kamu tidak pernah mengajarkan kepada mereka bahwa mencuri itu dosa,yang kamu lakukan hanya menghukum mereka. Tidak ada pelajaran yang mereka dapat dari hukuman mu, aku sudah tau apa saja hukuman yang sering kamu beri ke mereka. Kalau kamu ingin anak dari aku kamu pastikan emosi kamu sudah bisa di kontrol dan jangan main tangan sama anak anak kita, aku ga mau kalau nanti anak kita perempuan kamu bentak seperti itu,ingat cinta pertama seorang wanita adalah ayah mereka" jelas Karin panjang lebar. Deg Seketika rasa bersalah menyeruak masuk kedalam paru paru Dave sesak rasa nya mendengar penjelasan Karin. Benar juga selama ini jika si kembar membuat kesalahan dia akan langsung memberi mereka hukuman. Jantung Dave berdebar kencang,ia merasa bersalah pada anak anak nya,ia menangis merutuki kebodohannya. Mendengar tangisan Dave,Karin kasihan dengan pria dewasa tersebut ia memeluk Dave dengan erat. “shuut jangan nangis lagi Mas kamu bisa bisa berubah untuk anak anak,jangan kasar lagi,jangan ringan tangan,dan luang kan lah waktu mu untuk mereka" ucap Karin menenangkan Dave Karin mengelus lembut punggung pria dewasa itu. “Apa aku bisa,aku sudah lama jahat pada mereka,apa mereka mau memaafkan ku?" tanya Dave “Mereka pasti mau Mas,mulai sekarang berubah lah luang kan juga waktu mu untuk mereka,mereka juga ingin bermain bersama mu ” terang Karin sambil memainkan surai hitam suaminya. Dave mengangguk membalas perkataan karin,ia berjanji akan berubah demi anak anak mereka,Dave akan membayar kesalahannya selama ini. *** Pagi hari nya sudah terjadi keributan yang disebabkan oleh kedua tuyul Dave. “Mom,Dad buka pintu nya Mom ayoo makan" teriak si kembar dari luar kamar. Dor Dor Dor Sikembar menggedor gedor pintu kamar Mommy dan Daddy nya dengan brutal. “Iya sayang iya Mom dan Dad nanti turun ke bawah kalian pergi lah lebih dulu" sahut Karin dari dalam kamar. “Baik mom jangan lama lama" ujar si kembar. Si kembar menuruti perintah Mommy nya. Mereka turun dan menunggu orang tuanya di meja makan dengan tenang. “Dad,Daddy bangun yuk anak anak sudah menunggu di bawah" ajak Karin. Bukan nya bangun Dave malah menarik Karin ke pelukannya dan kembali tidur. “ Mas bangun iih,kalau kamu tidak bangun baiklah aku akan mencari suami baru yang lebih mudah dibangunkan" kesal Karin Dave semakin mengeratkan pelukannya pada Karin dan menduselkan hidung nya di leher Karin. “Aakh Mas pelukanmu terlalu kuat aku bisa mati" teriak Karin Akhirnya Dave melepaskan pelukannya dan mereka bersiap untuk turun kebawah. Selesai sarapan semua orang berkumpul diruang tengah. “Hari ini apa yang akan kalian lakukan,bukan nya kalian cuti 3 hari?" tanya Papi pada si kembar. Papi berharap kedua monster yang membuat ikan koi mahal nya meregang nyawa ini segera angkat kaki dari rumah nya. “Kita juga tidak tahu,tapi hari ini seperti nya enak main dengan si Jambul kan bang" ucap Alden. Papi sudah menggelengkan kepalanya, ia tidak mau Jambul menjadi sasaran empuk kedua monster ini. “Ehm seperti nya akan lebih baik kita di rumah saja karena ini sangat panas bisa bisa kita hitam, kan enak di rumah main bareng Jojo " sahut Alex sembari membuka toples kue kering. “Enak pala kau peyang " batin Papi menahan kesal. si Jojo adalah seekor kucing obesitas,bahkan mau berdiri saja harus ada yang membantunya. "Bagaimana kalau kita ke kebun binatang" usul Dave. Dave sudah melihat wajah murung sang Papi maka dari itu ia segera mengusulkan pergi ke kebun binatang. “Beneran Dad?" tanya Alex. Dave mengangguk mengiyakan pertanyaan Alex. “Horeeee!" Teriak si kembar heboh. *** Dave dan keluarga kecilnya akhirnya pergi dari rumah Papi Dave karena mereka akan berangkat ke kebun binatang. Papi pura-pura melambaikan tangan sedih padahal dalam hatinya ia merasa senang karena kedua monster itu pergi. Di perjalanan Karin mengatakan bahwa ia ingin berhenti di sebuah minimarket untuk membeli sesuatu yang ia butuhkan. " Mommy kita mau ikut boleh ya,kita juga mau pilih camilan untuk di mobil " ujar Alex. Karin yang akan keluar menatap anaknya lalu tersenyum menandakan ia setuju si kembar ikut. Dengan riang si kembar mengikuti langkah Mommy nya. Ketika keluar dari minimarket di kembar berjalan lebih dulu dari Karin. Saat si kembar sudah berada dalam mobil sementara Karin masih berjalan santai. Tidak ada badai tidak ada hujan tiba-tiba saja sebuah mobil sedan melaju menuju Karin. " Karin" teriak Dave
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN