Ibu menarik tangan Danira masuk ke dalam rumah. Bapak yang sedang duduk dengan secangkir kopi dan baru sampai subuh tadi di rumah Danira. Lalu tidak menjumpai anak dan istrinya. Ya… Dia diam saja. Soalnya istrinya sudah mengabarkan kalau tidak ada di rumah Danira. Ada di hotel. Bapak awalnya terkejut, mendengar apa yang dikatakan oleh Ibu kalau Danira lagi di hotel. Ngapain? Mau open BO? Ehem! Dosa Pak! “Pak! Ini anakmu loh, susah banget diaturnya. Ibu sampai capek loh Pak. Ibu ndak kuat kalau Danira buat ulah dan buat kita malu lagi. Ndak bisa dibiarkan Danira kayak gini Pak.” Ibu mengusap pelipisnya dan menggeleng pelan. Ya Gusti! Ibu hanya mau tenang, tapi Danira ndak bisa buat Ibu tenang. Bahkan anaknya itu, mau membatalkan pernikahan yang memang sudah dibicarakan oleh kedua kel

