Danira hari ini memaksakan diri untuk masuk kerja. Danira tidak mungkin menghindari Mas Tejo terus menerus, karena dia malu dengan kelakuan ibunya yang tidak mau mendengarkan semuanya baik-baik. Bahkan memaksa kehendaknya untuk Danira menikah dengan Mas Dimas. Yang mana Danira tidak mencintai lelaki itu lagi. Ya. Danira rasa, perasaannya pada Mas Dimas itu sudah menghilang. Kini Danira sadar kalau dia mencintai Mas Tejo. Selamanya mencintai lelaki itu. Danira sungguh minta maaf, dengan kesalahannya pada Mas Tejo yang membuat Ibu memarahi lelaki itu dan mengusir Mas Tejo. “Dek, kok lesuh banget? Kalau masih sakit mending ndak usah masuk kerja Dek. Mending istirahat saja di rumah toh. Ndak usah paksain masuk kerja.” Danira menatap pada Mas Hengki yang berbicara dengan dirinya barusan. He

