Entah memiliki kekuatan dari mana, sehingga Berlin mampu berjalan cukup jauh demi kabur dari rumah Adrian. Tepat saat terdengar adzan maghrib, Berlin sampai di sebuah lokasi ramai di mana terdapat penjual kopi dan gorengan keliling yang cukup ramai. Warung itu berada di pertigaan yang salah satu jalannya terhubung ke rumah Adrian. Berlin menatap kerumunan orang-orang yang tengah mengantre membeli gorengan, terdapat juga beberapa orang yang sedang minum kopi seraya mengobrol tanpa memedulikan orang di sekitarnya, termasuk Berlin yang ingin sekali makan gorengan itu. "Ya ampun, aku kan punya uang." Berlin terperanjat ketika mengingat kalau dia selalu memiliki uang di tasnya. Akan tetapi, ketika hendak mengambil tasnya, Berlin ingat kalau tas itu tertinggal di rumah Adrian membuat Berlin

