Waktu telah menunjukkan pukul 7 malam, waktu yang nikmat jika dijadikan waktu istirahat. Bersantai di rumah, minum teh hangat, atau mungkin makan malam bersama keluarga tercinta. Kegiatan itu sudah biasa dilakukan oleh keluarga Bram sebenarnya, setiap hari adalah momen yang menyenangkan bagi mereka. Namun, kali ini Tuhan sedang menguji mereka, sehingga di jam yang sama, seluruh keluarga, pekerja, bahkan orang yang sengaja disuruh oleh Bram masih berada di luar demi mencari Berlin. Tak terkecuali juga Haris dan Sinta, dengan dibantu Sapto mereka mencari tahu rumah Ida yang menurut Sapto telah membawa Berlin pergi. Namun, tak ada yang tahu di mana kediamannya, karena Ida hanya pedagang keliling yang bisa berdagang di mana saja. "Pedagang itu namanya Bu Ida, emang biasa keliling di sekitar

