Pagi ini cuacanya cukup dingin, Maria masih keluar berjalan kaki. Tiba-tiba ia teringat mimpinya tadi malam ia merasa merinding lagi. Maria terpaksa mengambil rute lain, karena kemarin jalan itu diblokir. Setelah berjalan sebentar, ia melihat seorang wanita bertengkar dengan delapan wanita lainnya. Kedelapan wanita itu kehilangan kesabaran dan bergegas untuk memukul wanita itu. Maria berlari untuk melerai perkelahian itu. "Kau tidak apa-apa?" tanya Maria membantu seorang wanita itu. Sedangkan kedelapan wanita lain pergi meninggalkan mereka. "Kau tak perlu khawatir," jawab wanita itu sambil menggelengkan kepalanya. "Terima kasih banyak," lanjutnya berterima kasih kepada Maria. "Tidak apa-apa. Tapi ... kenapa mereka mengeroyokmu?" tanya Maria lagi. "Tidak baik mengatakannya di sini. Kau

