Maafkan & Ikhlaskan

1232 Kata

Aku bangun saat Ibu Tari meninggalkan ku, ku pandangi kamar ini, jadi ini kamar kak Randy tidak banyak foto yang terdapat di dinding ruangan ini, hanya foto kak Randy saat lulus pendidikan sepertinya dengan muka hampir semua tercoreng warna hitam dan hijau, beda sekali dengan kak Randy yang sekarang ku kenal. Dari dulu kak Randy memang tampan walaupun sedikit dekil dan bau matahari menyengat di tubuhnya, walaupun begitu tutur katanya yang sopan dan sikapnya yang cuek membuat siswi di sekolah kami mengaguminya. Ya ku akui, aku dulu juga menyukainya, tapi berbeda dengan kak Randy yang sekarang kini dia lebih tampan dan gagah postur fisiknya sangat bagus, Bayu saja sampai terpesona hehehe, tapi aku belum merasakan cinta pada nya mungkin karena dia sekarang bersikap menyebalkan, suka seena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN