Tak banyak bicara. Selama dalam perjalanan, Zavier lebih memilih memperhatikan jalanan diluar. Sopir terus mempertahankan kecepatan konstan, sementara Nathanial entah sedang sibuk apa dengan gawainya. Sama sekali tak terlihat kecanggungan dalam mengoperasikan benda yang menurut orang tua kebanyakan sangat membingungkan tersebut. Apalagi matanya masih awas, sehingga lebih mudah untuk membaca tulisan-tulisan kecil yang tertera di layar. Sekitar empat puluh lima menit kemudian, mobil telah berhenti di depan lobby sebuah gedung pencakar langit. Salah satu gedung tertinggi di kota ini yang juga merupakan kantor pusat Walterbea. Sempat terdiam sesaat, Zavier kembali fokus pada Nathanial yang menegurnya supaya segera turun dari mobil. Ia menurut tanpa banyak bertanya dan membantu sang ayah berp

