Shani menggelar dua sajadah untuk dirinya dan juga Venus. Matanya memandang pria itu yang masih berdiri di ambang pintu kamar mandi sembari meringis kecil. Perlahan Venus berjalan menghampirinya untuk segera melaksanakan shalat subuh setelah azan di mesjid selesai berkumandang. “Kamu yakin mau melaksanakan shalat dalam keadaan begini?” pertanyaan yang Shani ajukan sepele, tetapi berhasil membuat Venus terdiam. “Selagi masih bisa bergerak, kenapa harus menunggu waktu untuk sembuh dulu,” jawab Venus yang langsung menuju sajadahnya. “Kamu sudah mengambil wudu?” “Sudah.” Shani mulai mengenakan mukena yang sudah tersimpan rapi di atas tempat tidur pasien. Sepertinya Venus yang sengaja memintanya kepada perawat. Lihatlah, seberapa besar perhatian seorang Venus kepada Shani yang baru dikenal

