Pertemuan Rahasia

1168 Kata

“Kenapa kamu ingin bertemu denganku di tempat seperti ini?” Bima duduk di meja yang terletak di sudut ruangan coffee shop kecil itu sambil menatap Nindya dengan alis terangkat. Tempat itu cukup sepi. Hanya beberapa pengunjung yang terlihat duduk membaca di sudut ruangan. Nindya meletakkan cangkir kopi yang tadi ia pegang sebelum menjawab. “Karena aku gak ingin percakapan ini didengar orang lain.” Bima tertawa kecil. “Kedengarannya serius sekali.” Nindya tidak ikut tertawa. Ia hanya menatap Bima dengan ekspresi tenang yang membuat pria itu akhirnya menyadari bahwa ini bukan sekadar pertemuan santai. “Aku ingin bertanya tentang sesuatu,” kata Nindya. “Silakan.” Nindya menarik napas pendek. “Kamu sudah mengenal Ratna sejak lama, kan?” Bima terlihat sedikit terkejut. Ia menyilangkan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN