"Apa hubungannya?" tanya Erlangga yang saat ini masih duduk di atas kursi kebesarannya. Dia menatap wajah sang istri dengan raut wajah khawatir, sekaligus malu. Khawatir hal memalukan itu diketahui oleh Joenathan. Bisa-bisa dia jadi bahan bulan-bulanan setiap hari, dan akan selalu dibahas sampai tujuh turunan. Malu, karena tidak habis pikir, hanya karena tidak sengaja menyentuh bagian kenyal itu, miliknya berdiri tegak bak keadilan. Dengan penuh rasa percaya diri Kayla menjawab, "Ya siapa tau Mas Elang diam-diam suka sama aku, dan nggak mau jauh-jauh dari aku. Buktinya kamu melarang aku ikut, kan?" Kakinya tidak berhenti melangkah hingga akhirnya ia pun berdiri di depan meja, tepat di samping Joenathan sambil melipat kedua tangannya di d**a. "Idih... udah nggak ada urat malu apa ngomong

