Kayla menggunakan momen santai saat sedang berkumpul di taman bersama Pak Ghani, Bu Herlita, juga Erlangga yang juga ada di sana, meminta izin kepada sang mertua untuk mengikuti tes kelayakan di kota bekasi selama satu minggu paling sebentar, sepuluh hari paling lama. "Boleh kan, Bu, Pak?" izin Kayla memasang wajah memelas. Saat ini ia sedang duduk di atas kursi berbahan kayu jati, tepat di samping Bu Herlita yang sedang mengambil biskuit di atas meja. Dengan cepat Herlita pun memberikan keputusan. "Tidak, Sayang. Ibu nggak akan izinin kamu melakukan tes kelayakan, apa lagi sampai nggak pulang ke rumah." Sekali lagi dia menggelengkan kepalanya "tidak." Raut wajah Kayla berubah dalam sekejap. "Loh, kok gitu sih, Bu?" "Sayang, kalau kamu ikut uji kelayakan, kamu akan tinggal di kontrakan

