Dari suara yang tertangkap oleh Indra pendengaran Kayla, setidakanya ada lebih dari dua orang yang meneriakinya dengan tuduhan telah melakukan perbuatan yang tidak-tidak di dalam gudang. Kayla merasa resah, dia bingung sendiri, karena Erlangga malah seperti orang kesurupan, bertingkah di luar nalar seperti sedang ada di alam lain. Ia memanyunkan mulutnya sambil memejamkan mata, terpaksa Kayla melayangkan sebuah tamparan keras di pipinya, setelah beberapa kali ia coba menyadarkan sang suami dengan menampar pelan pipinya. "Aduh." Erlangga merintih kesakitan sambil mengusap pipi yang barusan ditampar oleh istri kecilnya. "Sadar, Mas! Kita dalam bahaya!" seru Kayla seraya meremas kemeja yang dikenakan Erlangga, mengguncangnya cukup kencang. Dia yang belum sadar akan situasi bahaya saat ini

