Kayla berjalan cepat menuju jalan raya, berdiri di atas trotoar, lalu menghentikan taksi yang sedang melaju perlahan mencari penumpang. Taksi tersebut berhenti di depannya, Kayla membuka pintu, sedangkan Sabrina berteriak memanggil namanya dari kejauhan. "Mbak Kayla!" Tidak perduli. Kayla tetap masuk ke dalam taksi, segera menutup pintu, lalu menguncinya dari dalem. "Cepet, Pak!" perintah Kayla. Hendak menyalakan mesin mobil dengan memutar kuncinya, tiba-tiba saja mesin mati tidak mau hidup. "Kenapa, Pak?" Kayla bertanya saat taksi yang ditumpanginya tidak juga membawa ia pergi. "Maaf, Neng. mesinnya nggak mau nyala, kayaknya mogok deh," ujar supir taksi tersebut. Karena taksi yang ia tumpangi tak kunjung pergi, Sabrina pun akhirnya berhasil mengejar. "Mbak jangan pergi!" pintanya se

