Jika ada cinta pada pandangan pertama, mungkin semua itu adalah apa yang terjadi pada Fabian. Semenjak ia pertama melihat Shasha, pandangan pria itu tak bisa beralih walau sedetik pun. Ia berpikir bahwa gadis itu benar-benar seperti kucing liar yang selalu menggeram marah saat melihatnya. Seolah melihat seekor anjing yang siap-siap menerkam dan menculiknya. Di mata Fabian, semua tingkah Shasha terlihat imut walau di saat gadis itu melempar sumpah serapah padanya sekalipun. Apapun yang Shasha lakukan, ia akan menjadi satu-satunya wanita yang berharga di mata Fabian Lin. Itu adalah sebuah kepastian. Sekarang, gadis itu sudah berada dalam genggamannya. Walau tidak terlihat, hati Fabian benar-benar sangat berbahagia. Semua usahanya benar-benar tidak terbuang sia-sia. Ia dan Shasha belum menja

