LIMA PULUH SATU

1364 Kata

"Merasa di atas awan, karena Mamanya Kenji minta kamu jadi menantunya?"   Dae praktis menoleh menuju sumber suara, dan tahu-tahu Ayu sudah berada di sisinya. Entah sejak kapan dia telah berada di sana.   "Kamu menguping?"   Ayu mengulas senyum masa bodo, lantas di pertegas lagi dengan bahunya yang terkedik acuh tak acuh. "Aku kasih kamu saran." Dae memutar bola mata malas. "Sebaiknya kamu nggak usah senang dulu. Karena bagaimana pun, Kenji akan kembali sama aku, dan kamu lebih baik menajauh duluan dari pada keburu di tendang Kenji."   "Oh ya?" Dae memampangangkan raut terkejut palsu. "Tapi bukannya, Kenji sudah menolak kamu malam itu. Kamu lupa? Waktu di kemah, dia menolak kamu."   "Kamu menguping pembicaraan kami?"   "Maaf. Aku nggak suka menguping seperti kamu." Dae mulai mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN