ENAM PULUH

751 Kata

Dae kelabakan didalam air, tanpa sengaja air itu memasuki rongga hidung dan mulutnya. Buru-buru ia menginjakan kaki di dasar kolam. Gadis itu langsung terbatuk-batuk waktu sebagian tubuh atasnya berada dipermukaan. Hidung dan dadanya terasa perih akibat air kolam yang tak sengaja terhirup. “Ups, maaf.” Dae melirik Ayu tajam. Sementara gadis itu memampangkan raut tak berdosa. “Aku nggak sengaja, tanganku kepleset tadi.” Dae menggertakkan giginya, kedua tangannya mengepal erat di sisi tubuh. Wajahnya memerah karena kemarahan yang memuncak. “Kenji kamu liat sendiri kan? Aku nggak sengaja tadi.” Ayu berpaling pada Kenji yang masih stagnan di sana. Dae turut memandangi Kenji dengan sorotan nanar. Sedangkan Kenji menatapnya penuh arti. “Kamu nggak mau nolongin dia?” Kenji masih menatap Dae se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN