Keenan bersiul sambil memutar-mutar kunci motornya. Langkahnya tampak riang menuju kantin. Tiba di sana, senyumnya terlihat semakin lebar saat melihat sosok yang belakangan mencuri hatinya tengah duduk di sana sembari memakan soto. Ia dengan cepat melangkah mendekati bangku yang gadis itu tempati. "Hai mantan babu gue!" ujarnya sembari duduk di depan gadis yang tak lain adalah Dayu itu. "Wiiih, kayaknya seger tuh soto," kata Keenan sambil menyapukan lidahnya ke bibir bawahnya. Dayu yang hendak menyuapkan sesendok nasi dan irisan daging ayam mengangkat kepalanya, menatap tak suka pada Keenan. Apalagi saat cowok itu dengan lancang memegang tangannya dan mengarahkan sendok tadi ke mulutnya. "Enak banget!" kata cowok itu sambil mengacungkan jempol. "Lo kan bisa pesen sendiri?" sahut Melys

