Kenapa dia?

1379 Kata

Waktu berlalu terasa cepat, Cindy begitu bahagia di pagi harinya. Saat baru saja membuka mata langsung di sambut Wilson yang sudah tersenyum lebar kepadanya. Bahkan bayi kecil itu kini sudah merangkak di atas tubuhnya. "Pagi sayang..." ujarnya sambil terkekeh karena air liur si kecil menetes netes panjang membasahi seluruh wajahnya. "Haha, kamu nggemesin banget sih." Begitu gemas dan merasa putranya memintanya agar cepat bangun dari tidurnya, Cindy memeluknya lalu menggoda bayi kecil itu dengan jemari menggelitik perut mungilnya. Taaa... Taaa... Taaaa.. Wilson semakin tergelak tertawa lebar hingga menampilkan gusinya yang belum bertumbuh gigi, tapi tak lama kemudian tangan mungilnya menepuk-nepuk dadanya sambil menarik baju yang di pakai oleh Cindy. Taaa... Taa... Cindy yang paha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN