Perang Terbuka

1120 Kata

Tita tersenyum lebar saat melihat Atta sedang duduk sendiri di pinggir lapangan. Pemuda itu sepertinya sedang asyik menyaksikan teman-temannya adu bola. Tanpa menunggu lebih lama lagi, Tita langsung bergegas menghampiri sang pujaan hati. "Hai, Atta," sapa Tita dengan berdiri tepat di samping Atta. Pemuda itu menoleh, memberikan senyuman terbaiknya. Pasca kejadian tempo hari, mereka tak pernah bertemu. Usaha Tita untuk menemui Atta selalu gagal, sedang Atta sendiri sedang sibuk dengan team futsalnya. "Hai, ayo duduk!" perintah Atta sembari menepuk-nepuk tempat kosong di sampingnya. Sebenarnya, tanpa disuruh pun gadis itu pasti langsung duduk di sana. Berhubung Atta menawarkan, jelas dia lebih bahagia lagi. "Atta gak ke kantin?" tanya Tita dengan nafa lembut, selembut p****t bayi. Tak h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN