"Apanya yang sakit, Ta? Kamu digigit semut atau kenapa?" “Hah?” Tita langsung bangkit dari tidurnya, dia memandang Shaka yang berdiri di sisi ranjang dengan menatapnya heran. Shaka yang bingung semakin bingung saat melihat muka terkejut Tita. Gadis itu bahkan meraba tubuhnya sendiri, seperti sedang memeriksa pakaiannya. “Apa si Onta?” tanya Shaka lagi masih dengan raut bingung. Tita memadang wajah Shaka sejenak, lantas buru-buru turun dan langsung berlari menuju kamar mandi. Di dalam kamar mandi, Tita menatap wajahnya pada pantulan cermin di depan wastafel. Dia mengingat lagi adegan tiap adegan yang semalam dia rasakan. Untuk beberapa menit dia masih termenung, hingga akhirnya dia sadar satu hal. “Apa itu tadi mimpi? Apa aku Cuma bermimpi?” Tita bertanya pada pantulan wajahnya sendiri

