Menantu Baru

1099 Kata

"Loh, mantu mama rajin banget udah di dapur," sapa Bu Rik saat melihat Tita sudah menyeduh kopi. "Eh, Tante. Opss ... mama." Tita menutup mulut dengan telapak tangan sembari tersenyum kikuk. Sudah hampir seminggu setelah pernikahan, tapi Tita memang masih sering salah memanggil ibu mertuanya itu. Wajar saja karena pernikahan mendadak ini membuat Tita juga harus mendadak adaptasi. "Kebiasaan di rumah nyiapin kopi buat bapak, Ma," jawab Tita lagi sembari melanjutkan pekerjaannya. "Mama juga mau dong dibikinin. Pingin nyobain kopi buatan mantu," pinta Bu Rik sembari mengelus bahu mantu barunya itu. Tita hanya mengangguk menanggapi. Gadis itu berjalan menuju laci, mengambil gelas tambahan untuk kopi mertuanya. "Oh, ya kalau Adel biasanya minum apa, Ma? Apa mau dibuatin kopi juga?" tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN