Enam Puluh Satu

1450 Kata

Baim tak pernah keberatan membantu orang. Apalagi jika orang itu masih kerabat sendiri. Buktinya meski merasa terganggu dengan permintaan Om Nug, Baim tetap melakukan sebagaimana mestinya. Satu kali, beberapa hari setelah Nina tinggal di kota yang sama dengannya, Baim mengirimkan pesan. Tentu saja sebelum meninggalkan kost Nina tempo hari, Om Nug sudah berinisiatif untuk menyuruh kedua muda-mudi itu untuk bertukar nomor ponsel. Jadilah, Baim memulai komunikasi lebih dulu. "Kalau butuh apa-apa jangan sungkan." Begitu isi pesan Baim waktu itu. Jawaban Nina tak pernah dia duga. "Thanks, aku sudah cukup dewasa untuk mengurus diri sendiri." Sejak itu, dihapusnya riwayat pesan dari Nina agar tak perlu terlihat lagi sampai kapan-kapan. Ingin menghapus nomornya, Baim masih menaruh rasa segan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN