Mengamati Brina yang masih sibuk dengan pekerjaan kantornya padahal ini sudah pukul sepuluh malam. Mereka sudah berada di rumah, tapi Brina sejak tadi masih duduk di meja kerjanya yang ada di dalam kamar ini. Brian hanya menatapnya dari atas kasur. “Yank, udah kamu istirahat sini. Udah malem juga.” Brian mulai tak sabar melihat Brina terlalu fokus ke pekerjaannya. Dia tak mau Brina kecapekan. Apalagi di saat dia menunggu kehadiran buah hati mereka yang mungkin saja sekarang sudah terbentuk di dalam perut Brina. Brina hanya mendongakkan wajahnya sekilas, lalu kembali fokus ke layar monitor yang ada di depannya. Wanita itu tampak seksi dan cantik saat ini. Meski hanya mengenakan tanktop yang entah kenapa malam ini dia kenakan. Katanya gerah saat ini. Hal itu tentu saja membuat Brian menel

