"Kamu sudah yakin terima, Vi?" "Aku harus balikin uang, Ya." "Semua dibayarin Rangga aja, pakai gegayaan balikin uang. Darwin hubungi kamu? Udah kamu balas?" "Udah, dia sempat ke rumah sakit sebelum balik ke Singapore." "Kamu nggak mau terima lamaran Darwin? Dia serius sama kamu, Vi. Sulit cari cowok model dia, apalagi kalau umpama ada yang bawa nama kamu sama Rangga. Darwin bisa menjadi tameng, orang-orang nggak akan percaya sama gosip." Viona terdiam mendengar usulan yang diberikan Tya, tapi bukannya menjadi jahat jika dirinya melakukan apa yang dikatakan Tya. Darwin sudah sangat baik dengannya, tidak mungkin dirinya memanfaatkan kebaikan pria ini atas apa yang sedang direncanakan. "Apa nggak jahat, Ya?" Viona membuka suara setelah tidak menemukan jawaban yang sesuai. "Nggak t

