Kapten Basket

395 Kata
Nuna yang udah menginap di latnas, sekarang siap untuk pulang. Nuna lalu telpon Frengky. Frengky mengangkat telpon Nuna. Frengky siap menjemput Nuna. Nuna menunggu Frengky di depan. Nuna menunggu cukup lama, ternyata Frengky belum datang menjemputnya, Nuna berusaha sabar, karena Nuna tau Frengky pasti ada alasannya datang telat. Nuna pun duduk di dekat halte. Nuna tertidur di halte, lalu  di halte ia dibangunkan oleh seorang laki-laki. Nuna mengira dia adalah Frengky ternyata bukan, dia adalah pebasket nasional putra yang udah latihan di latnas. “Halo maaf aku bangunin aku gak mau kamu tidur disini, takut barang kamu dicopet.” “Oh iya, terimakasih udah bangunin.” “Kamu tunggu siapa?” “Aku tunggu su…” “Kamu udah nikah?” “Gak, bukan.” “Sutradara nah itu.” “Oh kamu juga pemain sinetron ya?” “Bentar, kamu siapa ya, aku lupa tanya?” “Aku Ghio, itu yang disitu ruangannya.” “Ghio, kapten pebasket putra?” “Iya, kalau kamu Nuna bukan?” “Loh kok kamu tau?” “Iya kan kamu pemain yang suka dipuji panitia.” “Haha terimakasih Ghio.” “Ghio kamu nunggu siapa?” “kakak aku, Nuna.” Mobil Frengky datang menjemput Nuna. “Aku duluan ya.” “Sutradara kamu datang ya?” “Haha iya gak ya?” “Duh kamu gak jawab, yaudah dadah.” “Iya dadah Ghio.” Setelah itu kakak Ghio datang, kakak Ghio adalah Ghia, mantan Frengky. Ghio menceritakan kalau ia sedang menyukai gadis yang ia temui di halte. Ghia pun ingin mengetahui gadis yang disukai Ghio. “Siapa Ghio, gadis yang kamu suka?” “Aku gak mau cerita deh, ntar kalau udah pacaran ya.” Ghia penasaran pada gadis yang disuka Ghio. Ghia pun mencari tau data pebasket putri. Ghia tidak bisa tau siapa yang disuka Ghio, karena Ghio tidak bercerita. Ghia pun tidak bisa memaksa. Ghio pun mencoba mendapat nomor Nuna. Ghio langsung menelpon Nuna. Nuna mengakat dengan heran, siapa yang menelponnya. “Hallo, kamu siapa?” “Nuna, ini aku Ghio.” “Ghio tau nomor ku dari siapa?” “Dari panitia haha.” Nuna akrab dengan Ghio mereka telponan kira-kira satu jam. Nuna ceria sekali, ia selalu ingin pacaran dengan kapten basket, tapi Nuna tau sekarang dia udah menikah, dia tidak mungkin selingkuh.Nuna pun berusaha untuk tetap menghargai Frengky.    
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN