21. Aku Percaya Bima

1037 Kata

Raisa langsung berdiri dari pangkuan Bima saat melihat sosok wanita cantik dan anggun tengah berdiri menatap mereka berdua yang sedang dalam posisi lumayan intim. “Sovia? Ngapain ke sini?” tanya Bima dengan santainya. Sedangkan Raisa auto berbalik dan ingin mengambil tas nya lalu pergi dari rumah Bima. Bima langsung mencekal tangan Raisa dengan kuat untuk menghentikan aksinya. Bagaimana mungkin dia membiarkan kekasihnya sendiri pergi. hanya itu yang ada di pikiran Bima. “Ngapain kamu pergi, kita kan belum makan?” tutur Bima santai sambil membuka kacamata dan seragam rumah sakit begitu saja. Wajah Raisa dan Sovia auto memerah melihat pemandangan otot indah Bima yang tercetak sempurna di tubuh yang memiliki tinggi 180 cm itu. “Om … Bima …malu ih!” ucap Raisa sambil berdiri lalu berusaha m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN