16. 30 Hari Untuk Mencintaiku (++)

1022 Kata

"Pokoknya kamu sandingkan dengan BW. Mau ga mau dia harus nurut sama orang tua. Atau dia mau oma sama papanya mati apa?" Mendengar semua percakapan itu dari balik dinding membuat d**a Raisa semakin sesak dan sakit. Ternyata mereka berdua sangat menderita akibat dirinya yang sangat keras kepala. Raisa merasa sedih dan menyesal sudah membuat hati oma dan ayahnya menderita seperti ini. Perlahan Raisa muncul dengan wajah yang dibuat ceria mungkin. Dia ingin mengibarkan bendera putih tanda perdamaian. Setelah ini dia janji tidak akan egois lagi jika menyangkut kepentingan keluarga. "Oma … Rai bawa apa coba nih?" Sapa Raisa sambil membawa bungkusan kwetiau goreng kesukaan sang oma. "Rai… kapan kamu datang?" Tanya oma dengan suara yang masih lemah. "Baru aja. Maaf lama ya, Oma!" "Yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN