Farhan tersadar dari lamunannya ketika menyadari bahwa Bella sudah tidak ada di dalam kamar mandi. Dia mengusap wajahnya dengan kasar. “Kenapa aku sampai berfantasi liar seperti itu terhadap Bella. Hanya karena aku ingin membuktikan cintaku padanya. Tidak! Aku tidak mau seperti itu. Aku harus menjaga cinta kami.” Farhan berbicara pada dirinya sendiri. “Jika aku sampai menodainya sebelum kami menikah, itu artinya aku yang menodai cintaku yang tulus suci padanya, aku yang menodai cinta kami. Dan itu artinya aku hanya cinta nafsu saja sama dia.” Farhan membasuh wajahnya, lalu keluar. Dia kembali berbaur dengan semua orang yang masih menikmati acara bakar-bakar. Matanya sejak tadi mencari-cari keberadaan Bella. Ternyata sang kekasih sedang bersama Zain, Faana, dan Aleena. Mereka sedang be

