Masuk Ospek

983 Kata
"Ketika dirimu sedang bimbang. Maka ingatlah Allah. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenang." | Cinta Aisyah | Ig: @ aliyanatasya25 Happy Reading * ** Fajar telah berganti dengan sang mentari. Aisyah telah siap untuk pergi ke kampus dimana ia akan memulai masa ospeknya. Aisyah Kuliah disalah satu Universitas terkenal di Jakarta. "Syah, ayo sarapan dulu." Suruh Bunda. Sejak pagi tadi, Bunda sudah mempersiapkan sarapan pagi. "Iyah Bun." Sahut Aisyah sembari turun kebawah. Semua keluarga sudah berkumpul diruang makan. Dari mulai Ayah dan Bunda, juga Aliya dan Bang Dika sudah berada di meja makan. Selama mereka sarapan tidak ada yang memulai pembicaraan. Karena Keluarga mereka mempunyai aturan, disaat makan tidak boleh bicara. Hanya dentingan sendok yang beradu dengan piring saja. Selesai sarapan, Aisyah pamit. Begitu juga dengan Aliya dan Andika. Mereka pergi bersama. Seperti biasa Dika mengantarkan Aliya ke sekolahnya terlebih dahulu. Baru setelag itu, Dika mengantarkan Aisyah ke Kampus barunya itu. Selang berapa menit, Mobil yang ditumpangi Aisyah dan Andika mengalami sedikit gangguan. Ban mobil Andika bocor. "Loh .. bang, kok berhenti sih?" Tanya Aisyah bingung. "Aduh dek, kayaknya Ban mobil abang bocor deh." Sahut Dika. "Loh kok bisa sih, terus aku gimana? Ini kan hari pertama aku Kuliah." Ujar Aisyah. "Iya gimana dek, abang juga gatau. Ini lagi Ban kenapa harus bocor sih!" "Aku bisa telat nih bang. Aku jalan kaki aja deh. Nanti kalau ada angkot aku naik angkot aja." Ujar Aisyah sembari membuka sabuk pengaman dan turun dari mobil. "Bener kamu mau naik angkot?" Tanya Dika meyakinkan Aisyah. "Iyah bang, Aisyah Naik Angkot saja. Assalamualaikum." Ujar Aisyah. Kemudian mencium tangan Dika. "Iya udah Hati-hati. Waalaikumussalam." Sahutnya. Akhirnya Aisyah jalan kaki untuk menuju kampus barunya. Sambil menengok ke arah samping untuk menunggu Angkot yang lewat. Namun nihil, Angkot yang dari tadi ia tunggu belum juga lewat. Dengan langkah gontai, akhirnya Aisyah pergi dengan jalan kaki. Jam sudah menunjukkan pukul 06:55, itu tandanya lima menit lagi masa ospek akan dimulai. Ya Allah. Aku harus sampai kampus. Lima menit lagi akan segera dimulai. "Batin Aisyah. Aisyah memutuskan untuk berlari sekuat tenaga. Dia berusaha turun untuk sampai ke kampusnya tepat waktu. Jam sudah menunjukkan pukul 07:01, ia telah sampai di depan gerbang. Dengan nafas yang masih naik, Aisyah Langsung memasuki Halaman kampus. Begitu besarbesaran memasuki Halaman kampus, ADA kakak senior yang Yang menegurnya. Dia Seorang Perempuan Yang judes Dan mempunyai Sifat antagonis. "Hey! Kamu dari mana saja, ini liat sudah jam berapa? "Teriak wanita itu. " Mmmaaf .. kak tadi saya jalan kaki. "Ujar Aisyah sambil menundukkan kepalanya. "Saya tidak peduli! Mau kamu jalan atau apapun itu, sekarang kamu squad jump 50 kali." Ujarnya dengan santai. Apa? Lima puluh kali? Ya Allah .. aku kuat gak yah. Ini aja aku udah ngos-ngosan. Batinnya. Kenapa diam ?! " Cakapnya. "Ttttaapi kak-" baru Aisyah mau Berbicara, sudah dipotong dengan kakak senior itu. "Tidak ada kata TAPI!" Ujarnya dengan memaksa kata tapi. Fyuhhhhh ... Sabar Aisyah. Aisyah menarik nafasnya gusar. Kemudian, dia melakukan gerakan Squad jump. Belum lima puluh kali, Aisyah sudah mulai kecapean. Tiba-tiba, ada seorang laki-laki yang Aisyah kira itu kakak seniornya. Seorang laki-laki itu menghampiri mereka. "Din, sudahlah kamu jangan terlalu bengis dengan peserta ospek. "Iya gpplah Yo, ini kan buat dia juga. Lagian dia juga yang telat." Ujarnya dengan santai dan tanpa syarat. "Dek, kamu masuk sana. Biar ini kakak yang urus." Ucap Yoga. Ya. Yoga Prasetyo, Ketua Senat di Kampus ini, dia Tampan. Soleh, baik dan sopan. Semua siswi yang ada begitu populer. Adinda pun suka Yoga. Setelah Aisyah pergi, Kemudian Yoga mengikutinya. Adinda berdecih saat Yoga memyusuli Aisyah. Sebagai ketua Senat di Kampus ini, Yoga tidak merasa bahwa dirinya. Tidak sama sekali. Ia dan Mahasiswa lain pun sama seperti diri. Statusnya sebagai Mahasiswa. Aisyah berhenti. Lalu, menengok kearah samping. Ternyata Yoga mengikutinya. Kenapa kakak mengikuti aku? Tanya aisyah saat berhenti. "Iyah Aku mau nunjukkin tempat dimana kamu akan Ospek pertama." Ujarnya. "Oh iyasudah. Kakak duluan aja, nanti aku ikuti dibelakang aja. Gak baik kak bila aku yang duluan." Ujarnya sambil menundukkan kepalanya. Karena Aisyah merasa risih jika berjalan didepan laki-laki, Aisyah memutuskan untuk mempersilahkan Yoga jalan duluan. Wanita yang merasa jika dirinya berjalan didepan laki-laki. Maka, dia adalah Wanita Mulia. Yoga kemudian berjalan mendahului Aisyah. Aisyah kembali mengikuti Yoga. Sesampainya di lapangan, Yoga menunjukkan kearah yang sudah banyak sekali MABA alias Mahasiswa Baru. "Terimakasih kak, saya kesana dulu. Assalamualaikum." Ujarnya lalu meninggalkan Yoga. "Waalaikumussalam." Yoga akhirnya pergi. Selama masa ospek berlangsung, semua MABA tidak diizinkan bersuara. Kecuali, memang jika disuruh. Aisyah yang sejak tadi duduk didekat teman barunya itu, dia lantas memperkenalkan dirinya. "Assalamualaikum. Kenalin aku Aisyah Assafina Azzahra. Biasa dipanggil Aisyah. Nama kamu siapa?" Tutur Aisyah. "Waalaikumussalam. Nama kamu bagus. Ohiya, kenalin nama aku Sisilia Soraya. Kamu bisa panggil aku Sisil." Ujar Sisil sembari mengulurkan membantu. Kemudian Aisyah meraih tangan Sisil. "Mulai sekarang kita Temenan yah." Ujar Aisyah dengan senyumannya. "Iyaa Aisyah." Dan mereka pun akhirnya berteman. Aisyah memang anak yang cepat akrab terhadap orang sekitar. Namun, tidak untuk laki-laki yang bukan mahromnya. Karena bagi dirinya berteman dengan laki-laki boleh saja, asal jangan terlalu dekat hanya untuk menjalin silahtirrahmi saja. Dan karena islam melarang kita berdua-duaan dengan yang bukan Muhrim. Jadi, Aisyah hanya sekedar untuk menanyakan tugas dan keperluan saja. Rasulullah shalallahu 'alaihi wsallam bersabda: "Tidaklah seorang laki-laki bersendirian dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) melainkan syaithan yang ketiganya." (HR.Ahmad, Tirmidzi dan Hakim, dan Hakim menshahihkannya) Selama masa ospek berjalan, semua kakak pembimbing barang bawaan yang sudah di informasikan saat di e-mail. Aisyah membawa peralatan dengan lengkap. Ada Mahasiswa Baru yang tidak membawa satu barang, mereka tidak memilih. Masa Ospek akan berlangsung selama tiga hari saja. Biasanya sampai satu minggu. Namun kini, berkurang menjadi tiga hari. *** Ya Allah, berikan untukku agar ujian ini berakhir. Dan aku ingin semua masalah ini selesai. Aku hanya ingin menjadi wanita yang salihah. Aku memang tidak sempurna, namun aku ingin menjadi sayyidah Fatimah Azzahra. Biarkan oranglain mengejekku, aku tak apa. Jadikan aku wanita yang Istiqomah ya Allah ... | Aisyah Assafina Azzahra |
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN