Inikah ujian?

696 Kata
"Tidak ada manusia yang sempurna, semua manusia itu sama dimata Allah. Yang membedakan hanya kualitas keimanan nya." -Cinta Aisyah- || Aliya Natasya || Bismillahirrahmanirrahim ... Biarpun ada manusia yang mengatakan bahwa dirinya itu sempurna. Namun, kesempurnaan itu hanyalah milik Allah. Tidak ada yang mengalahkan kekuasaanNya, jika Allah menyatakan 'kun fayakun' terjadi maka terjadilah. Jangan salahkan Allah jika dirimu yang banyak kekurangan, allah punya caranya melakukannya untuk membuat makhluk ciptaan-Nya itu sempurna. Jika kehendak Allah saja kau salahkan, apa Allah akan membuat dirimu sesempurna yang kau inginkan? bahkan dimata Allah saja kau sudah dicap buruk, apalagi dimata manusia. Kesedihan akan berganti dengan kebahagiaan akhir. Begitu yang dirasakan Aisyah. Sejak Aisyah merekomendasikan untuk Istiqomah memakai pakaian syar'i, banyak orang yang mengoloknya, mencacinya, menghinanya bahkan ada yang sampai bilang dia itu sok suci lah, munafik lah. Namun, itu semua hanyalah sebuah ujian. Ujian agar kualitas keimanan kita ditingkatkan dan Allah tau bahwa kita kuat. Segala sesuatunya itu memang harus kita niatkan karena Allah. Jika hijrah kita di niatkan karena Allah, maka allah juga akan membantu kita dalam proses hijrah ini. Yakinlah, bahwa allah itu selalu ada untuk membantu hamba-Nya. Aisyah. Wanita kuat yang selalu taat kepada Allah, tidak pernah membangkang kedua nya. Namun, jika disaat dia memutuskan untuk memakai pakaian syar'i banyak sekali ujiannya, mulai dari hujatan, hinaan, dan cacian. Namun, Aisyah tetaplah Aisyah, Aisyah yang kuat, yang bisa bersabar dalam ujian yang dia hadapi. Saat ini Aisyah sedang berada di balkon kamar, menilai perkataan yang dilontarkan oleh orang yang mengoloknya, saat di angkot tadi sepulang sekolah. Memang sangat menyakitkan. Namun, Aisyah tak mau mengerjakan hal seperti tadi siang terjadi. Aisyah memang menganggap hal itu tidak sepele. Karena sudah operan agamanya dan Pakaiannya dia tidak suka. Marah. Itu yang Aisyah rasakan. Flashback on .. Saat Aisyah sedang menunggu angkutan umum, tiba-tiba ada seorang wanita memakai pakaian minim. Menurut Aisyah itu baju kurang bahan. Aisyah pikir dia sedang menunggu angkutan umum. Lama Aisyah menunggu angkutan umum, tiba-tiba orang itu berkata, "Ehh ada ninja! Haduh gerah banget deu gue liatnya. Ihh males banget!" Perumahan wanita kurang bahan itu. "Maaf anda tidak berhak menyetujui seperti itu, saya tidak mengenal anda kenapa anda berkata seperti itu?" Aisyah bingung, apakah dia mengenal Aisyah. Aisyah saja tidak mengenalnya, tapi wanita itu sudah mengatai Aisyah seenaknya saja. "Kenal atau nggak nya gue itu bukan urusan lo. Yang jelas gue benci pakaian seperti lo kenakan itu!" Bentaknya. "Astagfirullah, kamu gak berhak mengatakan seperti itu, ini sudah kewajiban seorang wanita yang mengaku dirinya muslimah. Ingat yah, jangan pernah sekali lagi kamu mengolok pakaian suci ini, aku gak bakal diam." jelas Aisyah. Jelas Aisyah marah, karena ini sudah rusak agama nya, Walaupun perilaku Aisyah belum mencerminkan dengan pakaian yang dia pakai, tetapi setidaknya dia tidak melanggar perintah Allah. Toh, perilaku akan ikut dengan seiringnya waktu kan. Jadi, gak ada kata belum siap untuk memakainya. "Alaaah, dasar sok suci loh." Ujar wanita itu lagi. "Berhijab itu diwajibkan untuk seorang wanita yang mengaku dirinya muslimah. Bahkan sudah jelas dalam Al qur'an fakta, allah mewajibkaannya." jelas Aisyah panjang lebar. Namun, wanita itu melenggang pergi entah kemana. Aneh padahal baru aja Aisyah ingin memberikan dia pencerahan agar dia berhijrah dan tidak berkata seperti tadi. Tapi sudahlah lupakan. Kilas balik .. kejadian kejadian itu, Aisyah sudah melupakannya. Untuk apa yang salah hal yang tidak seharusnya Aisyah lakukan. Biarkan saja itu urusan dia sama Allah. Tugas kita hanya Sabar dan Ikhlas dalam Menjalani ujian itu. Selagi masih ada Allah, tak perlu risau. Allah tidak akan membebani seorang hamba, melainkan sesuai dengan kemampuannya. Lebih baik aku belajar untuk hari besok ujian. Pikir Aisyah. "Dan sungguh Allah menurunkan kepada kaum di dalam Alquran bahwa agar Anda dapat mendengar ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah Anda duduk bersama mereka, sehingga mereka memasukkan pembicara-an yang lain. (kalau kamu jiwa demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahannam. " (QS. An-Nisa '(4): 140) ••• Allah, ujianmu sungguh luar biasa. Aku ingin bisa melewatinya, melewatinya dengan cara aku bisa bersabar. Aku memang ucapan wanita sekuat Fatimah, namun aku berusaha untuk menguatkan hati ini. Allah, bantu aku untuk berada di jalan-Mu. Aku yakin, sesuatu yang aku lakukan karena-Mu, engkau akan membantuku. -Aisyah Assafina Azzahra-
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN