Mereka berdua berdiri di atas rooftop. sesekali Erica melirik Nick yang semakin berantakan. Nick yang dulu memiliki binar cerah yang tidak dimiliki kedua putra Herriot lainnya. Hanya Nick yang memiliki binar cerah khas itu di wajahnya. Senyumnya dulu seperti terik matahari pagi. Tapi Nick sekarang seperti bunga yang nyaris mati. Senyumnya sayu, matanya sendu. Erica tidak tega melihat Nick seperti ini. Dia pasti tersiksa bersama Cassandra. Nick memang tersiksa. Bukan karena Cassandra tapi karena dia menyadari dia memiliki cinta yang hanya bisa diberikan pada Erica. Bukan wanita yang lainnya. “Apa yang mau kamu bicarakan denganku?” tanya Erica. Nick menarik napas perlahan. “Aku mencintaimu.” Kata Nick menoleh pada Erica.

