Zam pernah bertanya pada ayah angkatnya dari mana asalnya. Ayah angkatnya selalu mengatakan hal yang sama jika Zam ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri di pinggir sungai. Beliau tidak tahu asal-usul Zam secara jelas. Ayahnya hanya tahu Zam menggenggam sekantong manisan yang belum pernah ayahnya rasakan. Zam pernah bertanya pada ibu angkatnya mengapa dia bisa memiliki mata beriris emas padahal penduduk lainnya di wilayah Kerajaan Helvantica rata-rata berwarna hitam. Ibu angkatnya menjawab jika kemungkinan itu diturunkan dari kedua orang tuanya. Sayangnya, ibu tidak tahu di mana mereka berada. Zam pernah mencoba sekali untuk mengingat sesuatu yang ia lupakan sebelum tersadar di kamar tempat tinggalnya bersama ayah dan ibu angkatnya. Saat itu yang Zam rasakan hanya sakit di kepala

