Silvi pun beranjak dari tempat tidurnya untuk menuju ke dapur dan memulai memasak, tapi apa yang terjadi...di saat Silvi mulai akan turun dari ranjang tidur Rasya pun menarik hingga Silvi menindih tubuh Rasya, Rasya pun tersenyum melihat Silvi menabrak tubuhnya.
Dan Rasya embari mengucap" sayang ..aqu juga akan membantumu memasak ya ?
Silvi pun menjawab" Iya sayang mari kita ke dapur. Akhirnya Rasya dan Silvi sama-sama memasak di dapur.
Sayang ..aqu bantuin ngapa ini ? Tanya Rasya ke Silvi"
Menyiangi sayuran sayang..dan mengiris bumbu-bumbunya, Cabe dan bawang merah. Sementara Silvi mengambil beras lalu mencucinya dan memasaknya.
Setelah sayuran di siangi, dan cabe pun telah di iris oleh Rasya Silvi membikin bumbu untuk memasak ayam, dan ikan.
Karena nanti Rasya akan berangkat sekitar pukul 04:00 maka Silvi pun harus bergerak cepat untuk mematangkan masakkanya.
Akhirnya jam 03:40 masakkan Silvi telah selesai dan siap untuk di hidangkan.Tetapi karena Rasya belum mau makan terlalu pagi dan bahkan masih petang, maka Silvi membawakan bekal sarapanya Rasya dengan memakai wadah yang biasa ia bawa.
Sayang.. ucap Silvi ke Rasya" Ini bekal makananya aqu Tarok di wadah ini ya ?
Nanti buat sarapan berdua sama teman kamu. Iya sayang jawab Rasya ke Silvi"
Dan Rasya pun langsung bergegas masuk ke kamar mandi. Karena waktu telah mulai pagi Rasya pun harus gerak cepat karena akan menjemput temanya yang akan ia ajak untuk menemaninya.
Setelah Rasya selesai mandi, Silvi pun telah menyiapkan pakaian Rasya yang akan ia kenakan. Dan Silvi beranjak keluar dari kamar untuk membangunkan Rafi, dan ternyata Rafi sudah tidak karena di bangunkan oleh neneknya.
Tetapi Rafi masih belum semangat kerena masih terlalu pagi dalam membangunkannya.
Sayang.... Ucap Silvi Ayah sudah mau berangkat lhoo...
Buruan Rafi cuci muka dulu..dan Ayah sudah menunggu di kamar. Rafi pun ketika mendengar ucapan Ibunya bahwa ia di tunggu Ayahnya di kamar ia langsung bergegas untuk cucui muka dan menuju ke kamar.
Setelah Rafi masuk ke kamar Ayah dan Ibunya ia pun langsung memanggil Ayahnya.
Ayaaahh.......
Ucap Rafi ke Ayahnya"
Ayah sudah mau berangkat ya yahh ..?
Rasya pun menjawab pertanyaan Rafi" iya sayang ....Ayah pergi dulu ya naak" ?
Besok malam insa Allah Ayah sudah sampai di rumah lagi...
Sembari Rasya mengendong Rafi dan menciumnya"
Setelah itupun Rasya beranjak keluar dari kamar dan menuju ke ruang depan. Silvi dan Ibunya pun sudah ada di depan.
Setelah sampai di halaman depan Rasya pun turut berpamitan ke Silvi dan ibunya, sembari mencium tangan Ibu Silvi dan memeluk Silvi dan juga Rafi. Assalamuallaikum wr.wb. ucap Rasya ke Istri, anak dan ibu mertuanya.
Dan Rasya pun langsung masuk kedalam mobil dan terus meluncurkan mobilnya ke arah rumah temanya yang akan ia ajak untuk menemaninya.
Setelah beberapa menit Rasya telah sampai di rumah temanya itu. Dan teman Rasya ternyata sudah menunggu Rasya dari beberapa menit yang lalu.
Akhirnya pun Rasya tidak perlu turun dari mobilnya tetapi teman Rasya yang langsung masuk kedalam mobil Rasya, karena untuk menyingkat waktu dan mengingat waktu telah mulai beranjak pagi.
Bismillahirrahmanirrahim..
Ucap Rasya sembari mulai menjalankan mobilnya. Setelah satu jam di perjalanan Rasya meminta tolong ke temanya untuk menelpon Ibunya, karena tadi tidak sempat berpamitan sama Ibu dan neneknya.
Hallo Assalamuallaikum Bu.. waallaikum salam nak" jawab ibu Rasya ke Rasya.
Bu maaf ya Bu ini Rasya sudah berangkat tetapi tadi tidak sempat mampir Bu karena sudah kesiangan.
Tolong sampe'in ke nenek ya Bu maaf Rasya karena tadi tidak sempat berpamitan ke Rumah.
Ucap Rasya meminta maaf ke Ibu dan neneknya. Dan mohon do'anya ya Bu supaya bisa sukses, lancar dan tanpa halangan suatu apa pun ...Aamiiinnnn.
Iya nak".. Do'a Ibu dan nenek selalu menyertaimu di manapun kamu berada. Iya Bu.. Amiiinnn terimakasih atas do'anya, dan sudah dulu ya Bu ini Rasya sambil menyetir" iya nanti".. hati-hati yaa di jalan ..
Iya Bu pasti...
Setelah selesai menelfon Ibunya, Hanepon Rasya pun berdering kembali.. dan ternyata kali ini yang menelfon Rasya adalah bapak hj. Marzuki.
Hallo pak...Assalamuallaikum...ucap Rasya ke pak Marzuki. Waallaikum salam pak Rasya..
Ini pak Rasya sudah berangkat dari rumah apa belum ya ?
Tanya pak Marzuki ke Rasya.
Sudah pak .. ini sudah ada di jalan sekitar sudah satu jam lebih pak di perjalanan. Ow iya pak Rasya, ini saya cuma memastikan saja, dan kalau sudah tau kan supaya saya juga bisa mengatur waktu kira-kira sampai siniya jam berapa..
Ucap pak Marzuki ke Rasya"
Dan ini nanti pak Rasya menuju ke tempat saya dulu kan ya?
Supaya kita nanti berangkatnya bersama-sama. Iya pak"saya langsung menuju ke tempat bapak dahulu.
Ya sudah pak Rasya cukup sekian dulu, maaf ya kalau mengganggu karena sedang menyetir .. Iya pak tidak apa-apa, dan terimakasih ya pak atas konfirmasinya..jawab Rasya ke pak Marzuki.
Iya pak Rasya sama-sama, sahut pak Marzuki ke Rasya. Assalamuallaikum wr.wb.
Waallaikum salam wr.wb. Ucap Rasya menjawab salam dari bapak hj Marzuki.
Setelah empat jam perjalanan Rasya dan temanya pun perutnya mulai terasa lapar"
Riko ucap Rasya ke temanya itu" bagaimana ini ya ? Perut sudah mulai memberi kode " Apakah kita akan turun untuk makan atau bagaimana ya ?
Riko pun menjawab pertanyaan Rasya"
Kalau aqu shi bagaimana kamu aja sya.. berhenti ya ok..lanjut pun juga noproblem..
Dan akhirnya pun Rasya berhenti sejenak ke suatu tempat yaitu di sebuah restauran, yaitu untuk menyantap sarapan pagi.
Padahal Silvi telah memberi bekal sarapan untuk Rasya dan juga temanya, tetapi Rasya bingung mau di makan dimana bekal yang Silvi siapkan itu.. dan akhirnya pun Rasya memutuskan untuk makan di restauran saja.
Lima belas menit pun Rasya dan temanya telah selesai dalam memanjakan perutnya. Dan kini ia mulai melanjutkan perjalanannya lagi. Tetapi kali ini Riko meminta dia yang menggantikan menyetir, karena Rasya telah menyetir empat jam perjalanan tentunya sudah mulai capek.
Dan Alhamdulillah Riko bisa dan mau menggantikan Rasya untuk menyetir. Dengan di iringi suara musik yang merdu Rasya pun mulai terasa mengantuk, Dan ia pun meminta izin ke Riko untuk tidur sejenak.
Riko" ucap Rasya ke temanya itu" aqu mendengar musik kok lama-lama jadi mengantuk ya ?
Tidurlah Rasya .. aqu tidak apa-apa, nanti setelah sampai ke tempatnya, pasti kamu aqu bangunkan.
Ucap Riko ke Rasya"
Iya Riko" kamu kok baik banget ya ..
Dengan sekejab Rasya pun telah tertidur, mungkin karena lelah dan kurang tidur semalam.
Dan setelah hampir sampai ke arah rumah bapak hj Marzuki, Rasya pun sudah terbangun. Memang Rasya seperti itu orangnya. Jika tidur sudah lumayan pulas maka ia jika ada suara sedikit pun gampang terbangunkan.
Riko karena ia memakai jps, jadi tanpa di pandu oleh Rasya pun ia telah mengetahui arah rumah pak hj Marzuki. Alhasil perjalanan Rasya pun telah usai, dan kini Rasya dan Riko telah sampai di rumah bapak hj Marzuki.
Rasya pun mengeluarkan kardus yang lumayan besar yang berisikan oleh-oleh untuk keluarga bapak hj.Marzuki.
Bu ini ada sedikit oleh-oleh dari istri saya Bu mohon di terima ya,.. Istri pak hj. Marzuki pun mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya ke Rasya, Karena merasa merepotkan Rasya.
Terimakasih banyak ya pak Rasya"..
Kami jadi merepotkan bapak" Aura sangat senang dan suka pun terpancar di wajah Istri bapak hj. Tersebut. Rasya dan temanya pun dipersilahkan untuk masuk kerumah terlebih dahulu.
Mari Silahkan masuk pak Rasya.. Iya Bu" ucap Rasya ke Istri pak hj Marzuki. Tetapi Rasya dan temanya itu pun memilih untuk duduk di kursi yang ada di luar.