Yaitu ibarat iya diperkosa oleh istrinya padahal selama ini Rasya adalah seorang hiper ,tapi entahlah ketika Silvi menciuminya kenapa dengan tiba-tiba Rasya muncul fikiran ingin Silvi yang mengajak duluan"
Dan kali ini hal itu benar-benar terjadi " sampai -sampai rasya merasa seperti seorang engamtin baru yang baru kali ini melakukanya"
Maklum " mungkin karena Silvi saking bahagianya karena suaminya mau bermalam ditempat ibunya yang tinggal hanya seorang diri itu"
Setelah mereka selesai melakukan itu " Rasya pun kembali meledek kesilvi"
Sayang ....Adegan yang barusan kamu lakukan ke aqu itu sungguh luar biasa"
aqu sangat menikmatinya dan aqu ingin selalu kamu melakukanya...
dengan suasana mereka yang masih sama - sama belum memakai kain terkecuali kain selimut yang mereka kenakan untuk menyembunyikan badanya.
Silvipun dengan senyum malu dan manja sembari menjawab"
Sayang " nggk tau kenapa aqu mendengar kamu mengajak menginap ditempat ibu tiba-tiba aqu merasa seperti ada dorongan untuk melakukan itu kesuamiqu"
Balas silvi mengeledek kesuaminya"
Tetapi memang itu yang iya rasakan"
Mendengar ucapan Rasya ke ibunya bagaikan ada magnet yang mendorongnya untuk menempel kesuaminya.
Itu artinya silvi bisa merasa kebahagiaanya memuncak jika ibunya dihadirkan dalam kesehariannya"
Dan kini Rasya juga mulai berfikir "
Berarti kemarin-kemarin Silvi melayani dirinya itu biasa jadi karena kewajiban seorang istri ,bukan keinginan yang tumbuh dari dalam hatinya.
Tetapi sekarang Rasya telah mengerti" bahwa kebahagiaan Silvi adalah berada disamping ibunya"
Ibu yang telah mendidik dan merawatnya yang kini berada jauh darinya"
Setelah Rasya dan Silvi merasa capek dari saling bercanda dan mengantuk,merekapun tertidur hingga lelap sekali ,dan bangun-bangun telah pagi.
Silvipun langsung bergegas mandi dan mempersiapkan sarapan derta barang-barang yang akan iya bawa.
Raya juga ikut terbangun karena mendengar suara Silvi mandi yang dengan terburu-buru.
Rasyapun terbangun dan langsung menuju kemari mandi yang dikamar mandi itu masih ada Silvi"
Iyapun mengetuk pintu kamar mandi terlebih dahulu sembari mengucap kata"
Sayang " ucap Rasya kesilvi"
Gak usah terburu-buru mandinya"
Aqu akan membantu pekerjaan mu "
Silvipun serasa tenang setelah mendengar kata-kata itu dari Rasya "
Iya sayang " terimakasih ya"
Ucap Silvi dari kamar mandi
Setelah Silvi selesai dan keluar dari kamar mandi ,Rasya pun bertanya kesilvi, sayang apa-apa yang akan dibawa biar aqu bantu untuk mempersiapkan ..
Iya sayang...
Aqu belum mempersiapkan baju untuk Rafi dan kamu,dan untuk baju qu biar aqu sendiri yang merapikannya ..
Dan ini koper tempat bajunya setelah selesai panggil aqu ya ,biar aqu periksa kembali ..
Siap Bu bos " ucap Rasya dengan bercanda"
Silvipun langsung beranjak kedapur dan membuat sarapan pagi, jampun telah menunjukan pukul 4:00
Sengaja Silvi bangun pagi supaya tidak kesiangan,itupun Silvi masih merasa terburu-buru ,mungkin memang seperti itu suasana orang yang akan bepergian jauh.
Suasana pagi telah semakin kelihatan ,jam menunjukan pukul 4:45 Silvi telah selesai memasak karena dibantu oleh asisten rumah tangga makanya lebih cepat selesai.
Saatnya Silvi kembali bersiap-siap sembari mengontrol bawaannya yang akan iya bawa"
Sementara Rasya memandikan Rafi dan menyiapkan dirinya,setelah itu Rasya ,Silvi dan Rafi bergegas menuju meja sarapan .
Dan tak lupapun Rasya memanggil ibu dan neneknya untuk sarapan bersama"
Ibu.....
Nenek .....
Ayo kista sarapan " ajak Rasya keibunya dan neneknya.
Iya nak"
Silahkan sarapan duluan ibu belum ingin sarapan "
Nenek rasyapun juga menolak ajakan Rasya itu"
Nak ....
Nenek itu belum bisa ketelen kalau sarapan masih jam segini"
Tapi kalau kalian ya harus tetep sarapan "
Karenakan akan bepergian jauh"
Jadi perut jangan sampai kosong"
Iya nek...
Jawab Rasya dan Silvi"
Merekapun langsung menyantap hidangan yang telah dipersiapkan dimeja makan"
Dan tidak lupa Silvi juga membawa makanan untuk bekel Rafi ditempat neneknya "
Bukan apa-apa, takutnya kalau Silvi tidak membawa bekel sekalian dari rumah ,Silvi hawatir kalau ibunya tidak sempat untuk memasak karena ada Rafi"
Ow..
Iya..
Rafi sayang " Rafi tidak dirumah saja ya nak dengan nenek dan eang buyut ?
Tanya ibu Rasya kerafi yang lagi duduk disamping ibunya dikursi tempat sarapan itu"
Tidak nek....
Jawab Rafi keneneknya yang dibantu oleh Silvi"
Rafi mo main kerumah nenek Rafi yang jauh nek"
Padahal rumah ibu Silvi tidak terlalu jauh, tetapi Rafi lebih enaknya memberi nama nenek yang dari ibunya yaitu nenek jauh"
Dan rasyapun sekalian berpamitan keibu dan neneknya"
Ibu....
Nenek...
Kami nanti setelah pulang dari mengurus urusan paman,kami akan ginap ditempat ibu mertua Bu...
Ibu mertuaku itukan tinggal hanya seorang diri Bu"
Jadi tidak apa ya kita menginap di sana?
Ibu rasyapun menjawab"
Iya nak....
Tidak apa-apa "
Hati-hati dijalan yaa..
Dan ibu juga menitip salam ke ibu besan ya...
Iya Bu " ucap Silvi keibu Rasya" terimakasih atas pengertianya"
Setelah Rasya ,Silvi dan Rafi berpamitan merekapun langsung menuju ke mobil dan segera berangkat ke rumah ibu Silvi untuk menitipkan Rafi disana"
Setelah seperempat jampun sampai juga dirumah ibu Silvi"
Rafipun langsung keluar dari mobil dan langsung menuju depan pintu rumah neneknya itu"
Sembari mengucap salam"
Assalamu'allaikm.....nenek ....Rafi datang"
Nenek rafipun seketika mendengar suara cucunya itu langsung membukakan pintu yang sedang terkunci itu"
Sembari menjawab"
Wa'allaikm salam ....cucu nenek ..dengan mencium pipi Rafi yang menggemaskan itu ibu Silvi mempersilahkan Silvi dan Rasya masuk kerumah" dan Ibu silvi terlihat sangat senang sekali kedatangan anak,cucu dan menantunya itu"
Mari- mari nak...
Mari sayang...
Silahkan masuk yaa..
Ucap ibu Silvi yang tidak menyangka sama sekali pagi-pagi begini kedatangan anak dan menantu serta cucunya itu"
Setelah mereka masuk kedalam rumah ,rafipun langsung mengucap keneneknya"
Nenek......
Rafi mau main ditempat neneknya ya ?
Ibu dan ayah mau pergi sebentar "
Silvipun langsung melanjutkan kata-kata Rafi itu"
Iya bu"
Kami akan menitipkan Rafi disini "
Aqu dan Rasya akan menemui orang yang pernah dicelakai oleh pamannya Rasya "
Dan kali ini kita akan bernegosiasi atau meminta ma'af dan yang lain-lain yang penting mereka bisa mencabut tuntutannya kepaman Rasya.
Dan mungkin nanti pulangnya malam Bu..
Jadi ini Rafi telah aqu bawain baju untuk ganti nanti sore "
Dan insa Allah nanti setelah aqu dan Rasya pulang dari tempat urusan kami akan menginap disini Bu"
Ucap Silvi dengan penuh perasaan gembira"
Iya nak"
Ibu akan enjaga rafi,dan kalian hati-hati dijalan ya "
Sudah sarapan atau belum ?
Ucap ibu Silvi keRasya dan Rafi"
Sudah Bu ..
Kami telah sarapan semua,kecuali Rafi iya baru makan satuan saja "
dan ini aqu bawain bekel makanan barang kali ibu tidak sempat untuk memasak"
Iya nak"
Semoga berhasil dan pamanmu bisa segera keluar dari tahananya"
Ibu hanya bisa membantu do'a ya nak..
Iya Bu ..
Justru do'a itu yang sangat penting dan harus diutamakan "
Jawab Rasya keibu mertuanya itu"
Ow iya Bu...
Ucap Silvi keibunya"
Ada yang hampir lupa, aqu dapat titipan salam dari ibu mertuaku untuk ibu "
Assalamu'allaikum..
Wa'allaikm salam wr.wb.
Jawab salam ibu Silvi ke ibu besanya itu"
Ya udah Bu"
Karena waktu telah pukul 5:30 ini kita harus cepat-cepat untuk meluncur "
Jadi kita harus pamit terlebih dahulu ya Bu" Assalamu'allaikum "
Ucap Silvi keibunya" sembari bersalaman dan begitu juga rasyapun melakukan hal yang sama keibu mertuanya.
Waallaikum salam wr.wb.
Jawab ibu ibu Silvi dengan nada mantap"
Karena ucapan seorang ibu yang dengan sungguh - sungguh keanaknya itu tiada penghalang bagi Allah untuk mengabulkannya..
Ucap dalam hati ibu silvi sewaktu menjawab salam dari anaknya"
Setelah bersalaman Silvi dan rasyapun langsung menuju ke mobil"