Terus berusaha

1226 Kata
Dan ada teman Rinto yang lain turut bertanya kerinto " Berarti artinya sekeluarnya kita dari tempat ini kita mau kerja yang halal gitu ya teman ? Iya .. Jawab Rinto ketemanya" Aqu akan mencari pekerjaan diluar negeri untuk mengumpulkan modal dan aqu akan buka usaha didaerah qu" Dan kita-kita bagaimana kawan ? Tanya teman Rinto yang lainya lagi " Kalau teman-teman mau ya mari kita mencari pekerjaan yang halal ditempat yang sama" yaitu diluar negeri" Teman-teman rintopun menjawab ajakan Rinto dengan beragam" Ada yang menjawab " aqu tidak mempunyai ijazah yang tinggi sepertimu rinto, bagaimana aqu bisa bekerja bareng sama kamu" Dan ada juga yang menjawab" aqu tidak mempunyai talenta sepertimu rinto" dan juga aqu ini bodoh " Rintopun memberikan solusi untuk teman-temanya itu" Teman" ucap Rinto ketemen-temanya" Aqu Memeng mempunyai ijazah yang tinggi, artinya ijasah aqu memang dengan gelar sarjana" Tetapi bagaimana dengan keadaan qu sekarang ? Sekeluarnya aqu dari tempat yang sangat tidak enak ini, apakah ijasah aqu akan mudah untuk dipergunakan ? Tidak kawan" tidak semudah yang teman-teman bayangkan" Aqu pergi keluar negeri nanti memang akan membawa ijasah aqu " Tetapi jika dengan ijasah itu kerjaan sulit aqu dapatkan" maka aqu akan mencari kerjaan apapun yang penting halal dan bisa menghasilkan uang" Salah satu teman Rintopun ada yangenjawab" Terserah kamu aja kawan " Aqu hanya bisa bendo'akan " Semoga apa yang kamu inginkan akan terlaksana dan semoga menjadi orang yang sukses" Dan ada juga teman Rinto yang lain menjawab" Teman" jika kamu sukses nanti jangan lupa ya dengan teman-temanmu ini " Rintopun menjawab" Terimakasih teman-teman atas do'anya, semoga kita akan selalu dipertemukan ......Amiiin. Pagipun telah menjelang, Rasya juga telah sampai dirumah beberapa jam yang lalu, begitu juga dengan Silvi iya juga pulang dari tempat ibunya sore sebelum adzan magrib" Seperti biasa rutinitas Silvia pagi membuat sarapan untuk orang-orang yang ada dirumah dan dibantu oleh asisten rumah tangga tentunya" Rasyapun juga melakukan aktivitas pagi seperti biasanya" yaitu membantu merapikan kamar tidur dan menyapu lantai kamar serta berolah raga ringan dirumah dengan Rafi" Setelah selesai olah raga rasyapun memandikan Rafi dan setelah itu baru dirinya yang beranjak mandi" Dan setelah itu Rasya langsung bersiap - siap untuk berangkat kekantor, tentunya setelah sarapan terlebih dahulu. Mobil mewah yang berwarna abu-abu itu yang biasa dikendarai oleh Rasya berangkat kekantornya" Selama diperjalanan iyapun berfikir apakah iya akan berhasilkah atau mungkin tidak dalam membantu pembebasan pamanya itu" Tapi setelah iya fikir-fikir, berhasil atau tidaknya yang penting berusaha terlebih dahulu" Semoga jika niat paman benar-benar telah menyadari kesalahannya Allah akan memberikan kemudahan untuknya ... Jawab Rasya dalam hatinya" Rasanya Rasya ingin segera sampai kehari libur lagi" ingin cepat-cepat mengetahui bagaimana hasil dari upayanya dalam membantu pamanya" Rintopun kini didalam tahanan memperlihatkan keseriusannya bahwa iya benar-benar ingin bertaubat dari kejahatannya, dan teman-temanyapun sepertinya juga sependapat dengan rinto. Ibu Rinto juga dirumah mulai terasa tenang, karena telah mendengar sendiri dari bibir Rinto bahwa iya akan mengakhiri kejahatannya, dan akan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi dari yang kemarin-kemarin. Apalagi nenek Rasya juga mendengar bahwa Rasya akan berusaha untuk membantu pamanya keluar dari tahananya, rasa-rasanya sejuk sekali fikirian nenek Rasya. Ibu Rasya juga turut senang, akhirnya adik semata wayangnya bisa menyadari akan kesalahannya yang telah iya lakukan bertahun-tahun yang lalu. Perasaan sukur yang mendalam ibu Rasya ucapkan Kepada Allah SWT, karena telah membuat hati adiknya (Rinto) menjadi lembut dan baik" Memang Allah maha membolak-balikkan hati manusia" Yang kurang baik menjadi baik,dan yang baik menjadi lebih baik lagi" Aamiin .... Akhir pekan Rasya pun telah tiba lagi"kini Rasya tengah berfikir tentang pamanya" Malam yang indah, langit yang gelap gulita yang disinari bintang-bintang kecil bertaburan " Rasya berada dibawah bintang-bintang yang gemerlap itu dan duduk dikursi taman dekat rumahnya" perasaan khawatir, cemas yang tengah melanda dibenak Rasya" Dan tiba-tiba Silvi datang menghampiri Rasya" Hey sayang" adakah yang lagi difikirkan ? Tanya Silvi keRasya " Iya sayang" Aqu lagi terfikiran paman" Bagaimana ya jika besok usahaqu tidak berhasil" Paman pasti akan kecewa ,karena paman sangat berharap sekali akan bantuan qu ini ? Sayang " yang penting kita telah berusaha dan diimbangi dengan do'a, dan untuk selebihnya biarlah Allah saja yang menentukan ,karena kita juga tidak tau seperti apa ketentuannya kedepan" ucap Silvia kesuaminya itu" Ow iya sayang" besok kita berdua aja atau ibu dan nenek juga ikut ya? tanya Silvi keRasya karena ingintau siapa-siapa saja yang akan ikut ketempat orang yang tokonya telah Rinto rampok" Tidak sayang " jawab Rasya kesilvi" Hanya aqu dan kamu hanya kita berdua rafipun juga tidak ikut,karena disanakan kita bisa dibilang akan bernegosiasi dengan orang yang telah dirugikan dan bahkan dicelakai oleh paman" Jadi jika kita beramai-ramai dalam pembahasan ini maka akan mengganggu pembicaraan kita nanti" Iya sayang" aqu setuju dengan ide itu" Dan kita berangkatnya yang lebih pagian aja ya " supaya pulangnya tidak kemalaman " Baik istri qu" perintah dilaksanakan " jawab Rasya yang penuh canda keistrinya itu Sayang... Ucap silvi kesuaminya " Lihatlah bintang yang terpencil dua disana " Sembari Silvi menunjuk ke arah dua bintang yang terpisah diantara bintang-bintang yang lainya" Bintang itu ibarat kita sayang .. Kita yang tengah menyendiri untuk mencairkan situasi atau keadaan yang sedang beku"dan tetapi kita tetap bersinar, tetap tegar dalam situasi dan kondisi apapun" Kata-kata yang menyejukkan " ucap Rasya kesilvia" Sayang " besok Rafi kita tinggal dirumah ibu qu saja ya? Permintaan Silvi yang penuh harap keRasya " Supaya ibu ada teman dan tidak kesepian sayang" Aqu juga sebenernya kasian lho dengan kondisi ibu.. Yang hanya tinggal seorang diri" andai saja ibu mau pasti ibu sudah aqu ajak untuk tinggal bersama kita" Iya sayang" ucap Rasya kesilvi" Besok Rafi kita tinggal dirumah ibu yaa.. Dan besok dengan sekalian kita berangkat kita antarkan Rafi sekalian kita berpamitan keibu ya.. dan jangan lupa Rafi dibawain baju ganti ya dan kita sekalian juga bawa ganti baju "karena setelah pulang kita dari tempat urusan, kita langsung menuju ketempat ibu dan menginap disana" Rasya sengaja memberi jawaban itu kesilvi karena sesungguhnya Rasya tahu, bahwa Silvi sebenarnya berat hidup jauh dengan ibunya" Apa sayang...! Ucap Silvi kesuaminya" Besok kita menginap ditempat ibu qu ? Tanya ulang Silvi ke rasya karena saking senangnya mendengar Rasya mengajak bermalam atau menginap dirumah ibunya" Iya sayang" Kita besok menginap ditempat ibu ya..? Ucap ulang Rasya ke Silvia" Silvipun saking bahagianya, karena selama ini Rasya belum pernah mengajak menginap dirumah ibu silvi" Dan dengan sengaja silvipun mencium suaminya dengan penuh rasa napsu Akhirnyapun Rasya yang hiper itu langsung terangsang dan balik menciumi Silvi dan sembari berbisik kesilvi" Sayang....suara Rasya dengan penuh menahan syahwat keistrinya ... Kita kekamar saja yuuk.... Kita lanjutkan dikamar adekan kita ini " Silvipun beranjak masuk kekamar dan sembari Rasya menariknya dengan penuh cinta" Sesampainya dikamarpun rupa-rupanya Rasya menggoda Silvi terlebih dahulu" Sayang " aqu ingin adegan yang tadi waktu kamu cium aqu diulang lagi " Ucap Rasya dengan nada meledek " Tetapi Silvi juga tidak keberatan dengan ucapan suaminya itu" kali ini Rasya ingin Silvi duluan yang merangsangnya" Walau sebenarnya iya sudah amat terangsang dengan kejadian tadi ditaman" Silvipun melakukan apa yang iya lakukan ditaman barusan dengan Rasya " Yaitu menciumi Rasya dengan penuh nafsu dan kali ini Silvia dulu yang membuka baju Rasya dan sebaliknya Rasya pun membuka gaun Silvi " Setelah pakaian mereka sama-sama terlepas silvipun langsung bereaksi terlebih dahulu keRasya " Dan alangkah senangnya hati Rasya yang setelah bertahun-tahun ternyata baru kali ini Silvi benar-benar melakukan hal yang menyenangkan hati Rasya "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN