Dan ternyata pak Marzuki adalah seseorang yang mempunyai agama sangat kuat dan telah naik haji hingga dua kali "
Rasyapun merasa sangat bersyukur telah ditemukan dengan orang yang beragama tinggi seperti pak Marzuki, walau dalam keadaan yang tadinya lumayan menegangkan tetapi pada akhirnya ketegangan itu bisa tercairkan dengan sendirinya.
Setelah selesai makan siang pak marzukipun mengajak sollat berjamaah di masjid dekat rumahnya"
Tadinya padahal Rasya cuma numpang nanya ke pak Marzuki masjid terdekat sebelah mana"
Tetapi malah tanpa disangka jadi sollat berjamaah bersama"
Setelah mereka pulang dari mesjid pak Marzuki dan juga rasyapun menuju kerumah pak Marzuki lagi dan berkemas menuju ke kantor tahanan dimana Rinto dan teman-temanya itu menjalankan hukumannya.
Kebetulan jarak seltahanan Rinto dan rumah pak Marzuki tidak begitu jauh"
Jika ditempuh dengan menggunakan kendaraan mobil maka kurang lebih sekitar satu jam "
Dan Alhamdulillah Rasya beserta pak hj Marzuki sampai ditempat tujuan yaitu sekitar jam 15:00
jadi masih ada waktu untuk berkonfirmasi dengan pimpinan petugas kepolisian"
Setelah tiba dikantor polisi,Rasya dan pak hj marzukipun langsung menemui pimpinan kepolisian tersebut"
Assalamuallaikum..
Ucap Rasya sembari memberi kode dengan mengetuk pintu ketika akan masuk diruangan pimpinan polisi tersebut"
Dan pimpinan kepolisian itupun menjawab salam dari Rasya "
Waallaikum salam wr.wb..
Silahkan masuk pak..
Ucap pimpinan kepolisian kerasya dan pak hj Marzuki"
Rasya dan pak hj marzukipun langsung masuk dan duduk bersebelahan dengan rasya"
Ada yang bisa dibantu pak"
Dari kami dikantor kepolisian ini ?
Tanya pimpinan kepolisian itu"
Pak hj marzukipun langsung menyampaikan sesuai dengan maksud dan tujuannya datang kekantor itu"
Begini pak"
Ucap pak hj Marzuki ke pimpinan kepolisian itu"
Maksud dan tujuan saya adalah ,disini saya beberapa bulan yang lalu telah mengalami perampokan ditoko saya dan perampok itu telah tertangkap dan sekarang berada didalam tahanan kantor kepolisian ini"
Beberapa bulan yang lalu saya sendiri yang menginginkan para perampok itu dihukum sesuai kesalahannya"
Tetapi setelah saya fikir- fikir dari pihak keluarga tersangka telah memberi ganti rugi atas kerugian yang saya alami pak"
Dan disini saya memohon izin kepada bapak pimpinan untuk membebaskan tersangka atas nama Rinto reinaldi beserta teaman-temanya dari seltahanan kepolisian ini pak"
Saya telah menganggap impas atas kesalahan mereka dan sudah mendapatkan ganti rugi yang sesuai dengan kerugian yang saya rasakan pak"
Pak hj Marzuki yang saya saya hormati dan pak Rasya"
Jawab pimpinan kepolisian tersebut"
Disini kami adalah sebagai penegak hukum negara,yang bertujuan untuk memberi perlindungan dan keadilan untuk rakyat "
Dan setiap kesalahan yang telah masuk atau telah sampai kemeja kami,pasti kami akan memproses dengan sesuai peraturan - peraturan dan undang - undang yang berlaku di kantor kepolisian ini"
Adapun untuk laporan bapak ,itupun juga akan kami proses terlebih dahulu dengan ketentuan-ketentuan tersebut yang berlaku"
Jadi untuk hasil dari laporan bapak, hari ini kami belum bisa menyimpulkanya"
dan untuk besok silahkan datang kembali lagi kekantor ini untuk mendapatkan keputusan yang berikutnya"
Baik pak "
Jawab pak hj Marzuki ke pimpinan kepolisian tersebut"
Besok kita akan kembali lagi kekantor polisi ini"
Setelah percakapan pak hj marzuki dengan pimpinan atau komandan kepolisian itu selesai Rasya dan pak hj Marzukipun berpamitan untuk keluar ruangan atau kantor tersebut"
Merekapun langsung bergegas menuju mobil masing-masing ,tetapi sebelumnya pak hj Marzuki dan Rasya pun sempet berdiskusi terlebih dahulu"
Untuk kelanjutan pertemuan kekantor besok"
Hasil dari diskusi pak hj Marzuki dan Rasya yaitu ,besok Rasya berangkat kekantor polisi bareng dengan bapak hj Marzuki ,yang artinya berarti Rasya menuju kerumah pak hj Marzuki terlebih dahulu sebelum menuju kekantor kepolisian.
Dan pak hj marzukipun mengajak Rasya untuk menginap dirumahnya saja dari pada pulang terlebih dahulu kan terlalu jauh tempat tinggal Rasya dari kantor tersebut"
Tetapi bagaimanapun Rasya tidak mau merepotkan pak hj Marzuki dengan adanya iya menginap dirumahnya"
Tetapi benar juga shii ajakan pak hj tersebut,memang sangat jauh jarak rumah kami dari tempat ini :
Ucap Rasya dalam hatinya"
Lalu langkah satu-satunya Rasya yaitu berdiskusi terlebih dahulu dengan silvia"
Sayang "
Ucap Rasya kesilvi"
Kalau menurut kamu bagaimana ya, kita kalau hari ini pulang dan besok kembali lagi dengan dengan perjalanan yang lumayan lama dan lumayan jauh"
Tetapi kalau kita tidak pulang"
Bagaimana dengan Rafi dan ibu "
Iya sayang"
Ucap Silvi ke Rasya "
Kalau kita pulang nanti nyampe rumah pasti telah larut malam ,Rafi pun telah tidur tentunya
Dan pagi-paginya lagi kita sudah harus berangkat menuju kantor kepolisian lagi "
Kan kamu capek sekali sayang...
Bagaimana misal kita mencari penginapan saja disini untuk satu malam "
Tetapi kita harus memberi tahu ibu terlebih dahulu akan hal ini"
Baiklah sayang"
Jawab Rasya menanggapi pendapat Sivia"
Berarti kita sekarang harus mencari penginapan terlebih dahulu baru kita menelpon ibu ,dan memberi tahu tentang keadaan ini"
Iya sayang mungkin lebih baik begitu "
Ucapa Silvi ke Rasya "
Dan rasyapun langsung memutar balikan mobilnya yang ada diparkiran kantor tersebut dan langsung meluncur mencari tempat penginapan"
Setelah sekitar setengah jam perjalanan Rasya pun melihat ada hotel atau tempat penginapan itu"
Rasya dan Silvipun langsung menuju ke hotel tersebut dan Alhamdulillah masih ada kamar yang kosong "
akhirnya Rasya dan Silvipun untuk semalam menginap di hotel itu"
Setelah Rasya dan Silvi selesai mandi ,merekapun duduk - duduk bersantai dikamar tersebut dan seperti rencana awal Silvi akan memberi kabar ke ibu"
Silvi dan Rasya akhirnya sama-sama menelpon orang tua masing-masing ,yaitu Silvi menelfon ibunya dan rasyapun juga menelfon keluarganya.
Hallo Bu..
Assalamuallaikum..
Ucap salam Silvi keibunya"
Waallaikum salam nak"
Jawab ibu Silvi"
Ini Bu ..
Silvi dan Rasya kan urusannya hari ini belum selesai dan masih ditunda sekitar sampai besok,jadi Silvi dan Rasya malam ini menginap disini Bu,kami pencari penginapan untuk bermalam disini"
Tolong sampe'in ke Rafi ya Bu..
Kita belum bisa pulang untuk hari ini , karena urusan belum selesai besok kalau urusan sudah selesai kita akan segera pulang...
Iya nak...
Ucap ibu Silvia kesilvia"
Hati - hati disana ya nak..
Jangan sampai tinggalkan do'a "
Semoga permasalahan yang Rasya selesaikan bisa cepat selesai dan teratasi.
Iya Bu...
Terimakasih ya Bu,atas bantuan dan do'anya"
Ya udah dulu ya Bu ,besok kita sambung lagi..
Wassalamualaikum wr.wb.
Waallaikumusallam wr.wb..
Jawab balik salam ibu Silvi ke Silvi dan lalu Silvi menutup hanponya "
Ditengah malam sekitar jarum jam menunjukkan pukul 12:30
Ibu Silvi balik menelvon Silvi,Silvia yang baru tertidur itupun langsung terbangun karena terdengar haneponya berbunyi"
Padahal Silvi baru saja mulai terlelap tidur ,karena perasaanya dari tadi tidak enak jadi perasaan mengantukpun jadi berkurang,waktu tidur Silvi biasanya paling lambat sekitar jam 21:00 atau 22:00 tapi kali ini tidak tahu kenapa perasaanya gelisah sekali
Tapi akhirnya jam 00:00 Silvi sudah mulai bisa terpejam matanya"
dan setengah satu terbangun kan lagi oleh suara hanponya itu"
Dan ternyata ibunya yang menelvon,silvipun langsung bergegas mengangkatnya"
Assalamuallaikum Bu "
Ucap Silvi keibunya"
Ibu silvipun menjawab "
Waallaikum salam wr.wb.
Begini nak" ucap ibu Silvi ,ini badan Rafi panas dari tadi tetapi sudah ibu kompres dengan air hangat,tapi ko' panasnya belum bisa turun"
Di bawa kebidan atau dokter terdekat ajja Bu..
Ucap Silvi ke ibunya"
Biar aqu yang telvon tetangga supaya mengantarkan ibu ya?
Iya nak"
Ibu tunggu dirumah ya "
Ucapa ibu Silvi"
Silvipun dengan terburu-buru iya langsung menelvon tetangganya yang mempunyai kendaraan mobil untuk menghantarkan anaknya berobat bidan atau dokter terdekat.
Tetangga ibu Silvi itupun langsung merespon dan bergegas menuju kediaman ibu Silvi ,suasana malam yang mencekam membuat perasaan Silvi dan Rasyapun tidak karuan.
Suara mobil tetanggapun sudah terdengar didepan rumah ibu Silvi ,dan tetangga ibu Silvi itupun setelah memberhentikan mobilnya dihalaman rumah ibu Silvi langsung turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah ibu Silvi"