Antara sedih dan bahagia

1218 Kata
Nanti setelah Rafi selesai sollat kita terus makan bersama-sama ya... Ia Bu... Rafi mau ngambil air whudzu dulu ....dan kebetulan Ibu Silvi pun masih ada di tempat sollat, jadi Rafi pun sekalian minta ditungguin dollarnya oleh neneknya, karena Rafi terkadang juga masih memiliki sifat manja, baik ke ibunya atau pun ke neneknya. Dan setelah Rafi selesai menjalankan sollat akhirnya pun mereka bersama-sama makan siang. Dan pada waktu Silvi sedang makan siang, tiba-tiba ada suara hanepon berbunyi, dan ternyata adalah haneponya Silvi. Dan yang menelvon adalah Rasya. Assalamuallaikum sayang.. ucap Rasya ke Silvi. Lagi pada ngain yang ?... Tanya Rasya ke Silvi. Kebetulan lagi pada makan siang ini yang... Tumben ya biasanya tidak telvon, adakah yang akan di sampaikan ? Tanya Silvi ke suaminya, karena tidak biasanya Rasya siang-siang di tempat kerjanya telvon ke rumah. Ia ini yang... Barusan nenek telvon dan nanyain Ravi..gimana kalau nanti sore setelah aqu pulang kerja, kita pulang ke rumah ya ? Silvi pun sempat terdiam sebentar, dan Rasya pun langsung merespon. Sayang .. Hallo... Ia Rasya aqu masih dengar. Nanti aqu bilang dulu ya ke Ibu kalau kita mau pulang nanti sore. Ucap Silvi ke Rasya. Ia sayang.. nanti aqu juga akan bicara dulu sama ibu" ucap Rasya ke Silvi. Ia sayang" mungkin memang lebih baik begitu kamu juga ngomong sama Ibu. Ia yang" dan ini karena aqu sudah masuk jam kerja sudah dulu ya aqu ngomongnya..Nanti kita sambung lagi ... Assalamuallaikum.. ucap salam Rasya ke istrinya. Waallaikum salam wr. wb. Jawab Silvi dengan nada sederhana. Atau nada tidak setuju dengan pendapat Rasya yang secara tiba-tiba. Dan Silvi pun perlahan terus menyelesaikan makanya begitu juga dengan Rafi dan Ibu Silvi. Dan setelah mereka selesai makan, Ibu Silvi pun bertanya ke Silvi. Nakk... Ucap Ibu Silvi ke Silvi. Suamimu bilang apa ? Kenapa seperti ada yang kamu fikirkan waktu suamimu telvon ke kamu barusan ? Ia Bu.. Rasya bilang, neneknya telah menanyakan Rafi. Terus akhirnya Rasya nanti sore mengajak kita untuk pulang ke rumahnya Bu .. Tetapi nanti Rasya juga ada yang akan di omongin Sama Ibu katanya. Maafin Silvi ya Bu...Silvi belum bisa berlama-lama tinggal sama Ibu.. Dan nanti Silvi akan berusaha untuk bilang ke Rasya tentang permintaan Ibu tadi siang. Dan setelah selesai makan siang Rafi pun mengajak neneknya untuk bermain di luar rumah. Sementara Silvi membereskan tempat meja makan dan sekitarnya. Dan setelah Silvi selesai berbenah, Ia pun menyiapkan baju-baju Rasya dan juga baju Rafi yang akan Ia bawa pulang ke rumah, tetapi untuk baju Silvi biarlah sebagian di tinggal di rumah Ibunya. Di saat Silvi sedang menyiapkan sebagian baju yang akan ia bawa pulang, tiba-tiba terdengar suara hanepon Silvi berbunyi. Nuuuut......nuuuut......akhirnya pun Silvi mengangkat haneponya terlebih dahulu, dan ternyata yang menelvonya adalah Ibu mertuanya, yaitu Ibunya Rasya. Assalamuallaikum Bu..... Ucap Silvi di honeponya karena sedang menyapa Ibu mertuanya. Waallaikum salam nakk.... Jawab Ibu Rasya ke Silvi. Silvi sedang apa ? Tanya Ibu Rasya ke Silvi. Ini Bu lagi beberes ... Jawab Silvi singkat ke Ibu mertuanya. Ibu apa kabarnya Bu ? Tanya balik Silvi ke Ibu mertuanya. Ibu Alhamdulillah sehat nak... Dan bagaimana dengan Ibu kamu nak, semoga sehat selalu yaa ? Ia Bu ... Alhamdulillah Ibu juga sehat... Ow ia nak... Ucap Ibu Rasya ke Silvi. Besok di rumah akan diadakan acara tasyakuran paman kamu.. Silvi pulang ya..? Dan sekalian Ibu Silvi juga diajak yaa... biar sekali-kali nginap dirumah kita ? Mau ya nak.. ? Tanya Ibu Rasya ke Silvi. Ia Bu ... Tadi juga Rasya sudah bilang ke Silvi, rencananya kita sore ini sudah mau pulang Bu.. Ow .... Jadi Rasya sudah bilang ya, kalau di rumah akan ada acara Tasyakuran ? Tidak juga Bu... Tadi Rasya cuma bilang, kalau sore ini kita akan diajak pulang ke rumah. Cuma itu saja. Emmm..... Iya nak baiklah... Ucap Ibu Rasya ke Silvi. Ow Ia nak Silvi.. Ibu pingin ngomng sama Ibunya nak Silvi, apa Ibu ada ? Iya Bu ada" Sebentar ya Bu Silvi panggilkan, so'alnya tadi Ibu sedang ada diluar menemani Rafi bermain. Ia nak.. Ibu tunggu ya ? Dan Silvi pun langsung bergegas mendekati Ibunya dan bilang bahwa ibu mertuanya pingin ngobrol sama Ibu. Ibu Silvi pun terus memegang hanepon Silvi dan berbicara dengan Ibu besanya itu. Hallo Assalamuallaikum Bu... Ucap salam Ibu Silvi ke Ibu Rasya. Waallaikumsalam Bu.. Jawab Ibu Rasya ke Ibu Silvi. Apa kabar Ibu besan ? Tanya Ibunya Rasya ke Ibu Silvi. Alhamdulillah baik Bu.... Ini lagi bermain dengan cucu... Dan Ibu apa kabar ? Balik tanya Ibu Silvi ke Ibunya Rasya. Alhamdulillah baik juga Bu... Sehat.... Jarang ya Bu kita ngobrol-ngobrol seperti ini... Ucap Ibu Rasya ke Ibu Silvi. Ia lho Bu... Maklumlah sudah tua jadi gak sempat mikirin hanepon. Jawab Ibu Silvi ke Ibu Rasya sembari menyelipkan sedikit gurauan. Ia Bu ... Begini.... Sebelumnya saya minta maaf ya Bu yang sebanyak-banyaknya karena saya untuk hari besok, akan melaksanakan tasyakuran pamanya Rasya. Dan saya harap nanti Silvi supaya bisa pulang ke rumah dan juga Ibu tolong ikut ke bersama Silvi ya Bu ? Acaranya kan besok.. jadi kalau nanti sore Ibu kerumah dan menginap semalam di rumah kami, itu akan sangat menyenangkan hati kami Bu .. dan kami sangatt... Berterimakasih sekali..Atas kunjungan Ibu.. Dan Ibu Silvi pun juga merasa tidak enak sekali dengan Ibu besanya itu, walau hanya di undang dengan hanepon, akhirnya Ia pun menyetujui undangan dari Ibu besanya. Dan setelah itu Ibu Rasya pun mengucapkan ribuan terimakasih atas kesanggupan Ibu besanya itu untuk menghadiri undanganya. Hingga akhirnya Ibu Rasya pun menyudahi pembicaraanya dengan Ibunya Silvi dengan ucapan" Cukup sekian dulu ya Ibu.. untuk pembicaraan kita... Dan sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidak sopanan saya dalam mengundang Ibu besan dalam acara kami. Dan kami juga mengucapkan terimakasih yang teramat banyak, atas kesanggupan Ibu besan untuk menghadiri acara di rumah kami. Wassalamualaikum wr.wb Setelah Ibu Rasya mengucapkan kata dengan panjang kali lebar, dan di tutup dengan salam Ibu Silvi pun juga menjawab" Waallaikumsalam wr.wb. Tidak lama kemudian Rasya pun telah sampai ke rumah Ibu mertuanya itu. Dan seperti biasa Rafi pun sangat girang sekali ketika melihat ayahnya datang dari suatu tempat. Ayah.......Ucap Rafi ke Ayahnya. Dan Rasya pun juga setelah turun dari mobilnya ia terus menuju ke anaknya dan juga ibu mertuanya yang tengah main bersama Rafi. Dan Rasya pun tak lupa juga selalu bersalaman ke Ibu mertuanya terlebih dahulu jika dari suatu tempat. Jadi Rafi pun juga demikian, Jika Ayahnya datang dari tempat kerja atau dari bepergian Rafi pun selalu bersalaman dahulu ke Ayahnya dan sembari mengucap salam.. Assalamuallaikum Ayah... Rasya pun tentunya juga menjawab" waallaikum salam nak... Dan Rasya pun langsung masuk kedalam rumah terlebih dahulu. Bu ..ucap Rasya ke Ibu mertuanya. Rasya masuk kedalam terlebih dahulu ya Bu..? Ia nak... Silahkan...ini Rafi masih ingin bermain di luar. Dan Silvi ada kok didalam.. Ia Bu... Dan Rasya pun beranjak masuk kedalam rumah, dan langsung menemui istrinya yang ada dikamar. Hay sayang....Ucap Rasya menyapa istrinya dan sembari mendekati Silvi. Hallo... Jawab Silvi ke Rasya dengan nada biasa saja dan sembari mencium tangan Suaminya. Dan dalam waktu sekitar sepuluh menit Rasya dan Silvi pun saling tidak berucap apa-apa. Karena Silvi lagi dalam posisi menyiapkan pakaian yang akan ia bawa pulang ke rumah orang tua Rasya. Sementara Rasya pun begitu menyapa Silvi dan bersalaman ia juga terus melepas baju kerjanya dan ganti dengan baju harian yang biasa ia pakai di rumah.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN