“Gue capek kayak gini terus, Nyn. Capek. Emang ya, pemeran figuran gak akan pernah bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan pemeran utama!” Aku mencoba memeluknya, ia terus memukuli dan mendorong tubuhku untuk menjauh darinya. Kemudian ia berlari pergi, aku pun mengejarnya. Hingga akhirnya, ia tertabrak mobil yang melintas ketika telah berhasil berlari ke jalan raya. Langkahku terhenti, aku terkejut melihatnya terlempar dan terkapar di jalan tak sadarkan diri. Mobil yang menabraknya melarikan diri. Aku kembali berlari menghampiri ia yang tergeletak, wajahnya penuh dengan darah. Aku teriak untuk meminta bantuan. Beberapa orang datang dan membantuku membawanya ke rumah sakit terdekat. Ketika Airin langsung mendapatkan penanganan, aku menunggu di luar lalu menelepon Andri. “Ndri? Kam

