Glasya

1059 Kata

Trevor memandang Anrietta dengan sangat serius. Lalu, kembali menatap ke gambar perempuan di kertas. "Kau tidak berbohong?" tanya Trevor memastikan. Anrietta mengedar pandang ke sekeliling. Mencoba memastikan kalau tidak ada orang selain mereka berdua. Seolah ingin membocorkan informasi penting. Setelah dirasa aman, barulah gadis itu menjawab, "Benar, Tuan. Saya sempat melihatnya sebelum pingsan." "Matamu selalu bermasalah, An," komentar Trevor sambil meletakkan daftarnya di atas meja. Anrietta mengernyit heran. "Apa maksud Anda?" Trevor mengembuskan napas kesal. Oh, ayolah. Apa dia harus menceritakan semua ini? Sungguh merepotkan. "Dulu sebelum pingsan, kau bilang kalau Rindang melukaimu di leher. Sekarang, kau bilang perempuan ini ada di pabrik," jelasnya singkat. Anrietta menyim

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN