Lamunan Kelly buyar ketika mendengar derap langkah kaki. Dia tak perlu repot-repot menoleh untuk mengetahui pemiliknya. Itu pasti Scarlett. "Kenapa menemuiku?" tanyanya dingin pada sang adik. Scarlett mencebikkan bibir. "Tidak bisakah kau menyambut adikmu ini dengan hangat?" "Apa yang bisa kau harapkan dari wanita keturunan es dari kutub utara ini?" sarkas Kelly, ditujukan untuk dirinya sendiri. Adiknya mengembuskan napas kasar. Dia lalu memberitahu, "Nona Clarissa memperbarui daftar. Kau ikut masuk dalam deretan penjaga vila." "Apa ini karena hadiah yang kukirimkan?" tanya Kelly sembari tersenyum sinis. Scarlett mengangguk. Menjawab cepat, "Bisa jadi." Hadiah yang dimaksud adalah mayat-mayat musuh. Tadi, Kelly mengirimkan semuanya menuju Rubbish World. Sebuah planet khusus untuk me

