Trevor langsung memberi perintah, "Jangan keluar!" Langkah Anrietta terhenti. Tubuhnya sangat mematuhi perintah dari Trevor. Padahal, dia sangat ingin menemui Kelly. Ingin memastikan keadaan perempuan itu. "Kau lebih aman di sini," ucap Trevor lambat-lambat. Gadis itu hendak membalas. Namun tiba-tiba, pintu dibuka dengan cepat. Disertai dengan suara timah panas yang dilesatkan. Pelakunya tak lain adalah Kelly Cyning. Perempuan itu menembakkan peluru ke arah musuh yang merangsek masuk dari pintu depan. Perempuan cantik yang gemar memakai jubah pendek itu lantas masuk ke dalam kamar. Menatap ke arah kedua rekannya. "Pergilah lewat ruang bawah tanah. Rindang akan menjemput kalian di ujung. Kenal, 'kan? Kalau bukan dia yang datang, tembak saja!" perintah Kelly dengan sorot mata tajamnya.

