Aku sendiri pun berusaha tidur, toh ini sudah cukup larut juga. Kurebahkan tubuhku dan menyalakan lampu kamar yang ada di nakas. Ke kiri, ke kanan, kembali terlentang dan mataku membuka. Menatap langit-langit yang gelap tanpa lampu yang menyala. Harusnya aku bisa tidur. Sebelumnya aku bisa tidur tanpa siapapun di sampingku. Sekarang harusnya juga berlaku yang sama. Harusnya aku juga bisa tertidur meskipun Mas Aji tidak ada. Gelisah, kuambil ponselku dan melihat pesanku sebelumnya bahkan belum terbaca, kucoba mengirim pesan sekali lagi. Tapi lagi-lagi pesanku tak terbaca. Aku membuka youtube dan mulai mengulir tayangan-tayangan dari orang-orang yang kugemari channelnya. Tapi tidakada sesuatu yang menarik. Aku kesepian. Tentu saja godaan untuk menghubungi Yogi pun ada. Tapi aku menahan p

