“Randi, kamu segera urus kepulangan Sarah. Saya mau dia pulang minggu ini.” Andre memberikan perintah pada Randi. “Baik pak, segera saya urus kepulangannya.” Randi keluar dari ruangan Andre sedangkan Andre kembali mengerjakan pekerjaanya. “Siang Pak, ini makan siang pak Andre.” Ucap Dian, dia meletakkan makanan yang sengaja dia bawa khusus untuk Andre. Andre menatap heran, padahal dia sudah memperingatkan Dian. Tatapan Andre masih tajam seperti biasanya, tatap itu yang sering membuat orang ketakutan bahkan aku sebagai istrinya sering gemetar saat dia sedang menatapku tajam. “Terima kasih, tapi lain kali kamu tidak perlu melakukan ini. ” Ucap Andre tegas. Segala macam cara sudah Dian lakukan untuk mencuri perhatian Andre tapi semuanya tidak membuahkan hasil, Dian merasa jika te

