"Setelah Kakek tiada, hal yang paling membuatku khawatir adalah Maddie. Jadi, kumohon jangan ceraikan dia. Kau harus menjaganya dengan baik, melindungi serta mencintainya. Apa kau mau melakukan itu demi kakek?” Jeremy mengangguk. “Ya, aku akan berjanji, Kek.” “Baiklah.” Charles tersenyum lega. “Kalau begitu aku bisa pergi dengan tenang.” Jeremy tak setuju. Air matanya terus mengalir. “Tolong panggilkan Maddie.” Setelah Jeremy keluar, Madeline pun masuk. Dan wanita itu—orang terakhir yang menemui Charles. Sebelum masuk, Madeline menyeka air mata dan berusaha tegar. Ia tahu bahwa Charles hanya ingin melihat dirinya tersenyum. Jadi, ia mencoba untuk tidak menangis. Setelah sulit menenangkan diri, Madeline akhirnya memaksakan senyum. Kemudian mendekat ke sisi Charles dan menggenggam t

