Adhitama dan Hilya Semakin Mesra

1518 Kata

Berbeda dengan Embun yang selalu bersedih dan menangis. Kini, Hilya begitu bahagia apalagi dengan keadaan dia yang sekarang sedang hamil. Hilya bahagia karena dia bisa memberikan keturunan untuk Adhitama. Karena kehamilannya ini, Bu Retno—ibu mertuanya—sangat menyayanginya. Namun, dia sedih saat mengetahui kalau Embun diperlakukan tidak baik oleh ibu mertuanya. Hilya merasa kasihan, tetapi tak bisa berbuat banyak. Hilya juga merasa tak enak pada Embun, karena Hilya diperlakukan seperti ratu semenjak tahu kalau dia hamil. Dia bukan orang sakit. Oleh karena itu, pagi hari seperti biasa, Hilya pun masih menyiapkan keperluan Adhitama untuk bekerja. Saat Adhitama mandi, Hilya menyiapkan baju, sepatu, dan tas kerjanya. Walaupun Adhitama sudah melarang Hilya untuk mengerjakan. Namun, Hilya juga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN