Rencana

1421 Kata

Malam ini langit tampak cerah, bintang bertebaran di langit. Hawa pun terasa begitu dingin menusuk hingga tulang. Embun sedang berdiri di balkon lantai atas. Pandangannya lurus ke depan. Dia sedang memikirkan tentang pernikahan Adhitama yang tinggal menghitung hari. Persiapan pernikahan benar-benar dipersiapkan dengan matang oleh Bu Retno. Bu Retno begitu antusias. Dia ingin Adhitama segera menikah. Embun hanya bisa menghela napas dalam. Hari-harinya sebenarnya diliputi kegundahan. Embun takut rasa cinta Adhitama nantinya akan berubah padanya. “Sayang, kamu di mana?” Suara Adhitama memanggil. “Iya, Mas. Aku di balkon!” teriak Embun. Lalu, tak lama terdengar suara langkah mendekat. Kemudian, tangannya melingkar di pinggang Embun. Embun pun memegang tangan Adhitama, matanya terpejam. Em

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN