Kalian tahu apa yang paling mengesalkan di pagi buta, ya keributan. Itu lah yang dialami Ezra sepagi ini. "Halah, Ma. Biasanya juga santai saja, kenapa malah memarahiku," ujar Ezra kesal. Bagaimana tidak kesal coba, ibunya memarahinya pagi ini karena hal sepele. Catat, sepele. "Aku capek, Ma. Wajar saja aku baru bangun jam segini," ucap Ezra lagi. Jam memang menunjukan pukul delapan lewat. Jam segini tentu membuat Ezra jadi telat untuk sarapan. Maka dari itu, ibunya mengomelinya sekarang. "Kamu itu, anak gadis kok bangun siang," ucap Rani masih mengomeli Ezra. "Aku capek, Ma. Capek...kenapa malah meributkan hal sepele," jawab Ezra sudah mulai emosi, tapi bagaimana pun ia harus tetap mengontrol emosinya. "Udah, Ma. Kasihan Ezra," ucap Elias mengelus-elus bahu ibu mertuanya. "Cari muka

